ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 30 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Unilever Oleokimia dan Chandra Asri Ajukan Pembebasan Pajak
Senin, 16 April 2012 | 16:42

Sejumlah karyawan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) berbincang di kantor pusat Jakarta, Rabu (18/5). Foto: Investor Daily/ ANTARA/HO-Irwan/nz/11 Sejumlah karyawan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) berbincang di kantor pusat Jakarta, Rabu (18/5). Foto: Investor Daily/ ANTARA/HO-Irwan/nz/11

JAKARTA - Dua perusahaan yang bergerak di bidang produksi kimia (chemical), PT Unilever Oleokimia Indonesia dan PT Chandra Asri Petrochemical, mengajukan insentif pajak berupa pembebasan pembayaran pajak (tax holiday) kepada Kementerian Perindustrian dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Kedua perusahaan itu mengajukan fasilitas tax holiday dan mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 130/PMK.011/2011 tentang Pemberian Fasilitas Pembebasan atau Pengurangan Pajak Penghasilan Badan.

Sektor yang berhak mendapatkan fasilitas ini adalah industri pionir, yakni logam dasar, pengilangan minyak bumi dan/atau kimia dasar yang bersumber dari minyak bumi dan gas alam, industri yang bergerak dalam bidang permesinan, industri yang bergerak pada bidang sumber daya terbarukan, dan industri peralatan komunikasi.

Syarat lainnya, penerima fasilitas ini harus memenuhi rencana penanaman modal baru minimal sebesar Rp1 triliun. Selain itu, wajib pajak harus menempatkan dana di perbankan Indonesia paling sedikit 10 persen dari rencana total penanaman modal dan tidak boleh ditarik sebelum saat dimulainya pelaksanaan investasi.

“Sampai kini sudah ada dua perusahaan yang mengajukan tax holiday melalui Kementerian Perindustrian yaitu PT Unilever Oleokimia Indonesia dan salah satu perusahaan dalam grupnya, Chandra Asri (Chandra Asri Petrochemical),” kata Azhar Lubis Deputi Pengendalian Pelaksanaan BKPM di Jakarta, hari ini.

PT Unilever Oleokimia Indonesia merupakan anak usaha dari PT Unilever Indonesia Tbk. Perusahaan ini bergerak di bidang produk turunan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) di Sei Mangkei-Sumatera Utara, dengan nilai investasi Rp1,1 triliun.

Yang kedua, PT Chandra Asri Petrochemical yang merupakan bagian dari Grup Chandra Asri. Perusahaan ini akan membangun pabrik butadiene di Cilegon-Banten dan akan dikelola oleh PT Petrokimia Butadiene, salah satu anak usaha Chandra Asri, dengan nilai investasi sekitar Rp1,3 triliun (US$145 juta).

Menurut Azhar Lubis, sejumlah pertimbangan akan dilakukan pemerintah sebelum memutuskan kelayakan perusahaan menerima fasilitas tax holiday. Keputusan tersebut menunggu hasil kajian dari Kementerian Keuangan.

“Ini (tax holiday) bukan obralan dan sangat terbatas karena perusahaan yang akan mendapatkan tax holiday hanya untuk yang pionir dan investasinya mencapai di atas Rp1 triliun,” papar dia.

Sedangkan PT Chandra Asri Petrochemical, kata dia, baru mengajukan tax holiday belum lama ini. Oleh karena itu, keputusan kapan Chandra Asri layak atau tidak mendapatkan pembebasan pembayaran pajak memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan Unilever Oleokimia Indonesia.

Selain dua perusahaan itu, menurut Azhar, pihaknya masih menunggu juga pengajuan secara resmi dari perusahaan lain. Pasalnya, selama ini yang terjadi ada banyak perusahaan yang berminat terhadap tax holiday, namun mereka baru menyampaikan rencana tersebut secara lisan.

“Misalnya Krakatau Posco, mereka sudah menyampaikan rencana itu secara lisan, tapi sampai saat ini belum mengajukan rencana yang sama secara tertulis. Itu yang kami tunggu selama ini,” ungkap dia.

PT Krakatau Posco merupakan perusahaan baja terpadu yang menjadi perusahaan patungan antara Pohang Iron and Steel Company (Posco), Korea Selatan, bersama PT Krakatau Steel Tbk.

Perusahaan lain yang juga menyatakan minatnya tapi baru secara lisan adalah Honam Petroleum Corporation, perusahaan petrokimia asal Korea Selatan yang juga anak usaha Lotte Group yang masuk melalui anak usahanya di Indonesia, PT Titan Kimia Nusantara Tbk (FPNI). Kemudian ada juga PT Hankook Tire Indonesia, PT Indoferro, PT Caterpillar, dan pabrik serat ban dari Jerman.

Pembebasan pajak penghasilan badan (tax holiday) dapat diberikan untuk jangka waktu paling lama sepuluh tahun dan paling singkat lima tahun pajak, terhitung sejak tahun pajak dimulainya produksi komersial.

Setelah berakhirnya pemberian fasilitas pembebasan pajak penghasilan badan, wajib pajak diberikan pengurangan PPh Badan sebesar 50 persen dari pajak penghasilan terutang selama dua tahun. (ID/kun)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!