ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 29 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Polda Harus Beri Jaminan Keamanan Berusaha
Jumat, 14 September 2012 | 8:40

JAKARTA-Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya untuk bisa memberikan jaminan keamanan dan kepastian hukum dalam berusaha bagi para pengusaha dan investor.

"Jangan membuat takut investor terutama perusahaan-perusahaan yang sudah masuk ke Indonesia," kata Ketua Apindo, Sofjan Wanandi, di Jakarta, Kamis (13/9).

Pihaknya meminta pihak kepolisian agar bisa memberikan jaminan keamanan dan kepastian hukum dalam berusaha bagi para pengusaha dan investor.

Selama ini, menurut dia, banyak praktek-praktek yang menimbulkan kekhawatiran bagi pengusaha dalam menjalankan usahanya.

"Contohnya soal naik gaji dan outsorching, ini kan sudah ada undang-undangnya tapi kami masih tetap ditekan-tekan. Ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor bahwa di Indonesia tidak ada penegakan hukum," katanya.

Hal-hal itulah yang kata dia, dikomunikasikan dengan pihak kepolisian agar ke depan lebih banyak pengusaha tidak khawatir berinvestasi di Tanah Air.

"Saya yakin kalau dikomunikasikan dengan baik dan tidak dengan cara-cara kekerasan, ini tidak ada masalah," katanya.

Ia mencontohkan ada forum tripartit antara pengusaha, buruh, dan pemerintah yang bisa digunakan sebagai wahana komunikasi yang baik.

Sofjan sendiri menyambut baik tanggapan positif dari pihak kepolisian dalam pertemuannya dengan Apindo.

Pihaknya bersama Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dipanggil untuk berkomunikasi dengan Polda Metro Jaya, setelah sebelumnya pihak kepolisian memanggil perwakilan buruh.

Pemanggilan itu dilakukan terkait rencana aksi mogok nasional 2 juta buruk yang akan dilakukan bulan ini.(ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!