ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL WAWANCARA COSMOPOLITAN
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 22 Mei 2012
Pencarian Arsip

LG Targetkan Penjualan Naik 25%
Selasa, 21 Februari 2012 | 17:18

Sejumlah sales saat simulasi penggunaan produk inovatif LG pada pameran commercial display LG Electronics di Jakarta, beberapa waktu lalu. Sepanjang 2011, LG Electronics Indonesia  menduduki peringkat pertama dalam bisnis commercial display di Indonesia dengan meraih 53% pangsa pasar produk serta tingkat permintaan sebesar US$ 36 juta. Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN Sejumlah sales saat simulasi penggunaan produk inovatif LG pada pameran commercial display LG Electronics di Jakarta, beberapa waktu lalu. Sepanjang 2011, LG Electronics Indonesia menduduki peringkat pertama dalam bisnis commercial display di Indonesia dengan meraih 53% pangsa pasar produk serta tingkat permintaan sebesar US$ 36 juta. Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN

JAKARTA - PT LG Electronics Indonesia menargetkan penjualan tahun ini naik 25 persen dari total pendapatan tahun 2011 sebesar Rp 8 triliun.

"Untuk target tahun ini kami berharap bisa naik sekitar 25 persen dari total pendapatan delapan triliun pada 2011 karena kami juga memprediksi pasar akan tumbuh di kisaran angka yang sama," kata kata Direktur Penjualan PT LG Electronics Indonesia, Budi Setiawan, di Jakarta, Selasa.

Budi mengatakan bahwa potensi pasar Indonesia sangat besar dan apabila kondisi ini terus membaik maka tidak akan menutup kemungkinan untuk menarik minat dari beberapa perusahaan-perusahaan dari Taiwan, Eropa, dan negara lainnya "Untuk LG sendiri, untuk penjualan kontribusi utama berasal dari LCD dan televisi sebanyak 45 persen, lemari es berkisar 22 samapi 25 persen, dan pendingin ruangan hanya sebesar 15 persen," tambah Budi.

LG sendiri telah meluncurkan produk pendingin ruangan Deluxe Skin Care yang disebutkan bisa membantu menjaga kesehatan kulit bagi penggunanya dan akan menargetkan penjualan sebanyak 20 ribu sampai 25 ribu unit per bulan.

"Untuk pendingin ruangan kita meyakini ada dua macam pasar, yaitu pasar kelas atas yang sudah menggunakan pendingin ruangan sebelumnya, dan kelas para pengguna baru," kata Budi.

Ia juga mengatakan bahwa LG telah menyiapkan beberapa produk yang sesuai dengan memberikan produk yang tidak memerlukan daya listrik yang besar. Untuk produksi pendingin ruangan, lanjut Budi, LG masih banyak impor dari Thailand dan Korea.

Sebelumnya, Kepala Wilayah AC LG Electronics Indonesia, Andry Siswandi, mengatakan bahwa produk terbaru pendingin ruangan LG "Deluxe Skin Care" menyebutkan bahwa pruduk tersebut tidak akan membebani tagihan listrik yang sangat tinggi. (tk/ant)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Close