ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 25 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Pekan Budaya Dayak Nasional Tampilkan Sejumlah Tarian
Kamis, 25 April 2013 | 13:38

PONTIANAK-Masyarakat Adat Dayak Kalimantan Barat siap memeriahkan Pekan Dayak Nasional yang akan berlangsung di Jakarta, 27 - 30 April mendatang, dengan mengirim 800 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

"Selain dari pengurus Dewan Adat Dayak provinsi, kabupaten maupun kota se-Kalbar, kami juga akan mengerahkan masyarakat dan mahasiswa yang tersebar di beberapa kota di Jawa," kata Humas Kontingen Kalbar, Constantinus Yusing di Rumah Betang Pontianak, Rabu.

Menurut dia, Kalbar akan berpartisipasi di berbagai kegiatan yang disiapkan panitia. Misalnya Dayak Art Karnaval pada Minggu (30/4) yang menempuh jarak tiga kilometer.

Ia melanjutkan, pada Pekan Dayak Nasional yang pertama kali digelar itu, Kalbar juga akan memperkenalkan seni, olahraga dan budaya serta peluang investasi di Bumi Khatulistiwa.

Presiden Majelis Adat Dayak Nasional, Agustin Teras Narang, SH menyebutkan dalam Pagelaran Budaya Dayak tersebut nantinya akan dipagelarkan seni budaya masyarakat Dayak secara lengkap, mulai dari busana, seni tari, dan kerajinan yang dihasilkan dari mereka.

Teras menyebutkan pagelaran tujuannya memperkenalkan Budaya Dayak kepada masyarakat Indonesia dan Mancanegara. Pagelaran itu merupakan momentum interaksi Budaya Dayak dengan budaya daerah lain yang ada di Indonesia,” katanya seperti dikutip Antara.

Teras yang juga Gubernur Kalimantan Tengah itu mengajak masyarakat Indonesia meluangkan waktunya mengunjungi dan menyaksikan pekan budaya Dayak karena kehadirannya akan semakin meningkatkan wawasan budaya Dayak yang sangat kaya dan indah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain dari Kalbar, di Pekan Dayak Nasional juga akan diikuti sejumlah provinsi di Kalimantan.

Melalui Pekan Dayak Nasional, kata Bendahara Panitia Pekan Budaya Dayak Nasional Kalbar, G Michael Jeno, masyarakat Dayak Kalimantan ingin menunjukkan bahwa mereka bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dan memiliki filosopi Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.

Ia melanjutkan, Pekan Dayak Nasional sekaligus menjadi momentum untuk menjaga proses regenerasi budaya nasional, khususnya masyarakat Dayak, sehingga bangsa ini tidak kehilangan budaya bangsa yang telah dibangun oleh para leluhur.

Musyawarah besar Dayak juga akan sekaligus digelar di Pekan Dayak Nasional tersebut. Tujuannya, untuk menyatukan konsep di empat Kalimantan dalam mempercepat pembangunan ekonomi kerakyatan serta kesejahteraan masyarakat. "Sekaligus memberi masukan ke pemerintah," kata Yusing menambahkan. (*/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Data tidak tersedia.