ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL WAWANCARA COSMOPOLITAN
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 22 Mei 2012
Pencarian Arsip

Mari: Sektor Pariwisata Masih Dapat Tumbuh
Selasa, 21 Februari 2012 | 14:57

Menparekraf Mari E Pangestu (dua dari kiri) saat bersama Wapres Boediono (kanan), Menkeu Agus Martowardojo (kiri), Gubernur NTT Frans Lebu Raya (dua dari kanan), dan Dirut PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Zulkifli Zaini (tengah) menghadiri pembukaan Nusa Tenggara Investment Day di Jakarta, Selasa (25/10). Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA Menparekraf Mari E Pangestu (dua dari kiri) saat bersama Wapres Boediono (kanan), Menkeu Agus Martowardojo (kiri), Gubernur NTT Frans Lebu Raya (dua dari kanan), dan Dirut PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Zulkifli Zaini (tengah) menghadiri pembukaan Nusa Tenggara Investment Day di Jakarta, Selasa (25/10). Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan, sektor pariwisata masih dapat tumbuh dan bertahan dari ancaman pelambatan ekonomi akibat krisis global.

"Pariwisata agak tahan terhadap slow down dan kita lihat komposisi dari wisatawan mancanegara ke Indonesia yang mulai meningkat dari emerging countries seperti Rusia dan Tiongkok," ujarnya di Jakarta, Selasa.

Mari mengatakan, pemerintah akan menargetkan penambahan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara yang berasal dari negara berkembang, sebagai antisipasi pelambatan ekonomi di negara maju. "Jadi kita akan diversifikasi wisatawan mancanegara kepada emerging countries," katanya.

Selain itu, pemerintah akan menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan lokal yang saat ini jumlahnya meningkat signifikan setiap tahun. "Untuk tahun ini, kami menargetkan kedatangan 8 juta wisatawan mancanegara dibandingkan 7,6 juta tahun lalu. Sedangkan untuk wisatawan nusantara 127 juta dibandingkan 123 juta tahun lalu," ujarnya.

Untuk itu, pemerintah akan bekerja sama dengan pihak swasta untuk membuka tempat penginapan dan hotel baru serta maskapai penerbangan untuk membuka jalur penerbangan baru.

"Kita lihat ekspansi hotel misalnya Accor sudah akan membangun 50 (cabang) untuk tiga tahun ke depan untuk luar Jawa. Semua untuk target domestic tourism. Dan kita juga dorong konektivitas dalam bentuk penerbangan langsung," ujar Mari Elka.

Mari menambahkan pemerintah juga akan mendorong peningkatan UMKM dalam mendukung sektor pariwisata serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam penguasaan bahasa asing terutama bahasa Inggris dan Mandarin.

"Di mana ada lokasi wisata, mereka juga bisa berkembang, karena mereka yang sediakan souvenir dan mereka menyuplai bagi hotel-hotel. Ini tugas kita ke depan di mana pun agar UMKM berkembang," ujarnya. (ant/gor)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Close