ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL WAWANCARA COSMOPOLITAN
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 22 Mei 2012
Pencarian Arsip

Kadin Dorong Pemda Gencarkan Sosialisasi Pariwasata
Selasa, 7 Februari 2012 | 9:37

AROSUKA- Kamar Dagang Industri (Kadin) Kabupaten Solok, Sumatra Barat, mendorong pemerintah kabupaten setempat agar terus menggencarkan sosialisasi potensi pariwisata untuk menggaet investor.

Menurut Ketua Kadin Kabupaten Solok Syafrizal Ben, Senin  (6/2), untuk menggaet investor untuk mengembangkan pariwisata di daerah itu terlebih dahulu pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) harus proaktif melakukan sosialisasi.

"Logikanya kita harus memberitahukan kepada calon investor itu bahwa Kabupaten Solok memiliki potensi wisata yang layak untuk dikembangkan," katanya.

Dalam mendukung pengembangan pariwisata tersebut, lanjut Syafrizal Ben, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak lain yang tujuannya untuk menggandeng investor.

"Pada akhir 2011 kita telah mendatangi Kadin Batam, dan Bangkinang untuk mencarikan investor yang bisa menanamkan modalnya di Kabupaten Solok, dan mereka menanggapinya dengan baik, saat ini tengah menunggu hasilnya," ujarnya.

Kepala Disbudpar Kabupaten Solok Jasman, menyatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk bisa mendatangkan investor ke Kabupaten Solok.

Dikatakan, sebelumnya juga telah melakukan nota kesepahaman dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumbar yang bertujuan untuk membantu mencarikan orang yang akan menanamkan modal.

"Saat ini kita tengah bernegosiasi dengan beberapa orang calon investor, semoga ini berhasil," tuturnya.

Menurut dia, objek wisata Kabupaten Solok sangat potensial untuk dikembangkan karena daerah itu kaya akan potensi wisata.

"Seperti adanya convention hall, Danau Singkarak, Hutan Taman Kota, Danau Diatas, Danau Dibawah, Pemandian Air Hangat, dan juga masjid tua Kayu Jao layak dikembangkan untuk wisata religius," katanya.(ant/hrb)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Close