ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL WAWANCARA COSMOPOLITAN
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 22 Mei 2012
Pencarian Arsip
Cermati RAJA

SAHAM PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) kabarnya bakal dikerek ke level Rp 900 dalam jangka pendek oleh pembeli siaga (standby buyer) rights issue perseroan. Selain itu, seorang trader membisikkan, perseroan akan masuk ke bisnis migas hulu dengan menggaet mitra strategis. Dalam waktu dekat, perseroan akan roadshow ke sejumlah negara Eropa dan Timur Tengah. Saham RAJA dalam perdagangan Rabu pekan lalu turun Rp 10 (-1,45%) menjadi Rp 680.


ZBRA Jadi Target Akuisisi

SEORANG pelaku pasar membisikkan, bandar akan mendongkrak harga saham PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) ke level Rp 300 dalam jangka pendek. Ini terkait rencana perusahaan Taiwan mengakuisisi mayoritas saham ZBRA, sehingga bakal dilakukan tender offer. Selain itu, perseroan dikabarkan akan menjadi perusahaan pemasok gas alam terkompresi (compressed natural gas/CNG) terbesar di Indonesia. Rabu, 16 Mei 2012 | 6:46

SSIA Masuk MSCI

BEBERAPA saham berkapitalisasi menengah dan kecil disebut-sebut sejumlah pelaku pasar akan masuk ke dalam indeks MSCI. Dari pengakuan fund manager asing, salah satu saham tersebut adalah PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA). Selain SSIA, beberapa saham lain adalah PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN). Pengumuman akan dirilis Jumat pekan ini. Selasa, 15 Mei 2012 | 6:32

BISI Tembus Rp 1.000?

BEREDAR kabar di pasar, saham PT BISI International Tbk (BISI) bakal dikerek menuju level Rp 1.000 dalam jangka pendek, seiring keberhasilan perseroan mendapatkan kontrak dari pemerintah untuk pengadaan benih jagung. Selain itu, perseroan disebut-sebut meraih order ekspor benih jagung ke Tiongkok dan sejumlah negara Asean. Di sisi lain, perusahaan benih jagung asal Brunei Darussalam dikabarkan berniat masuk ke BISI. Senin, 14 Mei 2012 | 10:13

Cermati INCO

PT VALE Indonesia Tbk (INCO) disebut-sebut akan mendapatkan dana sebesar US$ 150 juta dari induk usahanya yang berbasis di Kanada. Dana itu akan digunakan untuk memulai produksi nikel di tambang Bohodopi, Sulawesi Selatan, dan memperbaiki salah satu tungku pembakaran pabrik. Produksi nikel dari tambang itu diperkirakan mencapai 30 ribu ton per tahun. Tambahan produksi diperkirakan mampu mendorong saham INCO menembus Rp 4.000, dibandingkan penutupan perdagangan kemarin Rp 2.800. Jumat, 11 Mei 2012 | 6:53

GTBO Stock Split?

HARGA saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) disebut-sebut bakal menembus Rp 3.000-4.000 dalam waktu dekat, seiring rencana perseroan stock split dengan rasio 1:6. Selain itu, perseroan dikabarkan mendapatkan kontrak penjualan batubara dari perusahaan energi ternama asal Jepang. Dalam perdagangan kemarin, saham GTBO naik Rp 125 (5,3%) menjadi Rp 2.450. Kamis, 10 Mei 2012 | 6:56

Akumulasi UNSP

BEREDAR kabar di pasar, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) akan mendapatkan dana segar sebesar US$ 50 juta dari perusahaan pembiayaan Hong Kong untuk memperluas lahan kelapa sawit dan mengembangkan varietas benih kelapa sawit baru. Saham UNSP disebut-sebut bakal dikerek menuju Rp 400. Rabu, 9 Mei 2012 | 6:56

Cermati SMDM

SAHAM PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) disebut-sebut bakal dikerek ke level Rp 500, seiring rencana perseroan melakukan aksi korporasi seperti pengerjaan proyek dan akusisi sejumlah lahan. Selain itu, seorang pelaku pasar membisikkan, perseroan tengah diincar pengusaha properti kakap asal Singapura. Kemarin, saham SMDM stagnan pada level Rp 220. Selasa, 8 Mei 2012 | 7:19

Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
VIDEO
Close