ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 22 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

SEMESTER I-2012

Penjualan Rumah Sekunder Naik 25%
Oleh Ely Rahmawati | Senin, 30 Juli 2012 | 12:04

Sejumlah pengunjung memerhatikan maket rumah di salah satu stan peserta pameran properti REI Expo 2011 di Jakarta, Selasa (25/10). Hingga saat ini sudah ada 37 pemerintah kabupaten/kota yang menyatakan siap membangun rumah murah. Sebelumnya, 23 Agustus lalu, Kemenpera juga melakukan MoU terkait pengadaan rumah murah dengan 14 pemda, yaitu Pemkab Pidie, Pemkab Aceh Tenggara, Pemkab Pasaman Barat, Pemkot Palembang, Pemkab Kaur Provinsi Bengkulu, Pemkab Majalengka, Pemkab Pacitan, Pemkab Paser, Pemkab Timor Tengah Selatan, Pemkab Dogiyai, Pemkab Bengkulu Selatan, Pemkab Seluma, dan Pemkot Kupang. Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN Sejumlah pengunjung memerhatikan maket rumah di salah satu stan peserta pameran properti REI Expo 2011 di Jakarta, Selasa (25/10). Hingga saat ini sudah ada 37 pemerintah kabupaten/kota yang menyatakan siap membangun rumah murah. Sebelumnya, 23 Agustus lalu, Kemenpera juga melakukan MoU terkait pengadaan rumah murah dengan 14 pemda, yaitu Pemkab Pidie, Pemkab Aceh Tenggara, Pemkab Pasaman Barat, Pemkot Palembang, Pemkab Kaur Provinsi Bengkulu, Pemkab Majalengka, Pemkab Pacitan, Pemkab Paser, Pemkab Timor Tengah Selatan, Pemkab Dogiyai, Pemkab Bengkulu Selatan, Pemkab Seluma, dan Pemkot Kupang. Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN

JAKARTA – Penjualan rumah bekas pakai (sekunder) diprediksi naik sekitar 20-25% pada semester II-2012. Kenaikan ini dipicu menurunnya produksi rumah primer dari pengembang dan kenaikan harga rumah primer yang terlalu tinggi.

“Konsumen lebih memilih rumah sekunder karena harganya lebih terjangkau dibandingkan properti primer dengan kualitas yang sejenis. Peningkatan pasar sekunder terutama terjadi pada residensial tapak dan apartemen kelas menengah dengan  arga berkisar Rp 300-800 jutaan,” ujar Ali kepada Investor Daily, Minggu (29/7).

Menurut Ali, pesatnya penjualan rumah seken sudah terlihat sejak awal 2012. Pergeseran pasar ini terjadi sejak melambatnya peluncuran rumah baru dari pengembang dan kenaikan harga properti yang cukup tinggi. “Hingga kuartal II-2012, pasar sekunder sudah naik sekitar 15-20% dan akan terus berlanjut,” tegas dia.

Meskipun penjualan didominasi oleh segmen menengah, kata Ali, penjualan perumahan kelas atas masih tetap tumbuh, meskipun tidak setinggi dua tahun terakhir. “Kalangan menengah banyak memilih rumah seken, terutama yang berlokasi di Serpong, Cibubur, Bekasi, Pantai Indah Kapuk, dan Kelapa Gading,” papar dia.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php 




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close