Metland Rasakan Dampak Positif Investment Grade
Kamis, 16 Februari 2012 | 12:27
Metropolitan Land juga berencana membangun 20 budget hotel yang memiliki 60-100 kamar hingga 2015 mendatang. Satu hotel diperkirakan menelan dana sebesar Rp30 miliar. Foto: propertykita.com JAKARTA - PT Metropolitan Land Tbk (MTLA), salah satu perusahaan properti mengaku merasakan dampak positif terhadap kinerja perusahaan dipicu dari peringkat investasi Indonesia di posisi layak investasi (invesment grade).
"Dampak investment grade dirasakan bagi perusahaan positif didasari oleh prestasi Metropolitan Land yang mampu menaikkan penjualan propertinya sebesar 97% di 2011," kata Wakil Direktur Hubungan Masyarakat dan Sekertaris Perusahaan MTLA, Olivia Surodjo di jakarta, Kamis.
Dalam seminar yang diselenggarakan perseroan bertema "Peluang dan Tantangan Bagi Pasar Modal Indonesia" itu, Olivia mengemukakan, tercatat total penjualan unit properti selama 2011 sebesar Rp537 miliar.
"Hasil penjualan itu belum termasuk pendapatan berkelanjutan (recurring income) sebesar Rp181 miliar, sehingga total perolehan penjualan mencapai Rp718 miliar," paparnya.
Olivia mengatakan, tahun ini perusahaan menargetkan peningkatan 11,5% dari 2011 atau sebesar Rp800 miliar dari total penjualan dan pendapatan berkelanjutan.
Ia menuturkan, untuk mencapai target itu, Metland akan menambah properti komersial Grand Metropolitan dan Hotel Horison Bekasi Extension. Selain itu, Perseroan juga menyiapkan belanja modal hampir Rp1 triliun untuk 2012.
Olivia menambahkan, Metland juga akan memasarkan penjualan ruang perkantoran dan apartemen yang berada dalam satu superblock dengan Grand Metropolitan. "Nantinya kami ingin keberadaan properti komersial kami akan menjadi ikon baru kota Bekasi," ucapnya.
Ia juga mengatakan, melalui anak perusahaannya yakni, PT Metropolitan Permata Development bekerja sama dengan PT Wahana Arthadinamika dan PT Dwi Kencana Motor akan mengembangkan budget hotel dengan nilai investasi Rp70 miliar.
Budget hotel itu akan dibangun di beberapa lokasi di Indonesia seperti Bandung, Cirebon, dan Tasikmalaya di bawah payung PT Metropolitan Deta Graha. (gor/ant)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!