BTN Berencana Salurkan KPR FLPP 50.000 Rumah
Rabu, 15 Agustus 2012 | 8:47
Sejumlah pengunjung melihat model rumah saat pameran properti perumahan di Jakarta, baru-baru ini. Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) harus dapat memberikan kemudahan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN JAKARTA-PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) berencana menyalurkan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) dengan Fasilitas Likuiditas Perumahan (FLPP) sebanyak 50.000 unit atau setara dengan Rp3,5 triliun hingga akhir tahun ini.
Direktur Mortgage & Consumer Banking BTN Irman Alvian Zahiruddin di Jakarta Selasa (14/8)mengatakan, BTN sudah membiayai KPR FLPP sebanyak 10.850 unit per Juni 2012.
"Kita telah melakukan kesepakatan dengan Kementerian Perumahan Rakyat untuk meningkatkan target ekspasi program kredit dari 16.000 unit menjadi 50.000 unit," kata Irman di kantor utama BTN, Jakarta, Selasa.
Ia mengakui hal ini didukung oleh relaksasi berbagai aturan terkait dengan perubahan komposisi perumahan. Perseroan menargetkan pembiayaan sebanyak 16.000 unit dapat diselesaikan Agustus ini.
"Saya juga menandatangani perjanjian kerjasama operasi (PKO) di mana konsentrasi komposisi kredit berubah menjadi 70 persen pemerintah dan bank sekitar 30 persen. Dipastikan program ini sangat menarik," ungkapnya.
Sepanjang semester I-2012, BTN berhasil menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp72,096 triliun, naik 27,70 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yakni Rp56,458 triliun.
Meskipun ekspansi kredit yang diberikan perseoran terus bertumbuh, BTN berhasil menjaga NPL kreditnya tetap sehat terlihat semester I-2012 ini sekitar 2,42 persen. Pencapaian NPL ini lebih baik dibandingkan dengan posisi yang sama tahun lalu sebesar 3,78 persen.
Porsi pembiayaan pada kredit perubahan masih mendominasi dengan pangsa pasar 86,43 persen dari total kredit yang disalurkan oleh BTN dalam enam bulan pertama 2012, menjadi Rp72,096 triliun. Sementara itu, sebesar 13,57 persen disalurkan untuk pembiayaan kredit non perumahan.(ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!