THOMAS PETER HAUSNER,
Betah di Indonesia karena Mirip Italia
Oleh Eva Fitriani | Kamis, 16 Februari 2012 | 11:19
THOMAS PETER HAUSNER, Presiden Direktur PT Bayer Indonesia & PT Bayer Material Science Indonesia Thomas Peter Hausner belum genap satu tahun tinggal di Indonesia. Tapi ia mengaku sudah betah tinggal di negeri ini. Menurut Presiden Direktur PT Bayer Indonesia ini, Indonesia memiliki beberapa kesamaan dengan Italia sehingga membuatnya nyaman berada di sini.
“Negaranya tentu saja berbeda, tetapi orang-orang di sini mengingatkan saya akan Italia,” kata dia kepada Investor Daily di Jakarta, baru-baru ini. Jangan salah, Hausner berasal dari Jerman, tapi ia pernah tinggal cukup lama di Italia. Negara tersebut meninggalkan kesan tersendiri terhadap pria lulusan Yale University, Amerika Serikat ini.
Selain negaranya yang cantik, orang Italia menurut dia juga memiliki sifat ramah, terbuka, dan toleran terhadap para pendatang. Masyarakat Italia juga senang disapa dan menyapa orang lain, serta menekankan pentingnya ikatan keluarga, seperti orang Indonesia. “Orang-orang di sini mengingatkan saya bagaimana masyarakat Italia menjalankan aktivitasnya sehari- hari,” tutur dia.
Menurut dia, Italia merupakan salah satu Negara besar di dunia, dan Indonesia diyakini akan menjadi salah satu negara terbesar. “Di sini semuanya dapat berjalan, Indonesia juga negara yang sangat cantik,” ujar dia.
Pria yang menetap di Indonesia sejak Maret tahun lalu ini juga bertekad untuk mengenal negara ini lebih dalam. Tidak tanggung-tanggung, Hausner mengajak keluarganya berkunjung ke Borobudur dan Prambanan pada akhir tahun lalu untuk mempelajari sejarah Indonesia.
Informasi tentang Borobudur dan Prambanan tersebut diakuinya, didapat dari internet. “Saya ingin memahami sejarah negara yang saya tempati sekarang. Indonesia adalah rumah kami sekarang, dan saya ingin mengerti,” ungkap dia
Sebelumnya, Hausner juga telah bepergian ke beberapa tempat di Indonesia seperti Surabaya dan Bali. Kepergian ke sejumlah tempat tersebut dilakukan baik untuk tujuan bisnis maupun liburan. Tak hanya terkesan akan masyarakat dan sejarah Indonesia, Hausner juga menyukai makanan Indonesia.
Meski mengaku tidak memiliki ketertarikan pada masakan tertentu, dia memiliki tempat favorit untuk mencari masakan Indonesia, yaitu di daerah Menteng, Jakarta Pusat. “Ada satu restoran di Menteng, sangat enak,” ungkap dia.
Rutin Olahraga
Tinggal di Indonesia juga membuat Hausner dapat kembali melakoni sejumlah kegiatan olahraga secara rutin lagi. Sebelumnya, dia bahkan tidak punya waktu luang yang cukup untuk menjalankan hobinya itu. “Saya bisa kembali bermain golf lebih sering, di sini banyak tempat untuk bisa bermain golf,” ungkap dia.
Hausner menceritakan, hal yang menarik bagi dirinya dalam bermain golf adalah dapat beraktivitas di tempat terbuka, memandang pepohonan yang rimbun, dan hamparan rumput yang menghijau. Selain golf, Hausner juga mengajak istrinya untuk bermain tenis. Salah satu olahraga favorit lainnya adalah joging. “Saya hampir setiap hari joging,” tutur dia.
Selain Indonesia dan Italia, pria yang mengawali karier sebagai ilmuwan tersebut juga telah menetap di berbagai negara seperti Amerika Serikat dan Jepang. Sejak bergabung dengan Bayer pada 1990, Hausner telah menempati berbagai posisi mulai dari ilmuwan hingga presiden direktur.
Hausner meraih gelar PhD-nya di Max-Planck Institute & Free University Berlin, Jerman pada 1987. Selanjutnya, dia mengejar pendidikan post doctoralnya di Yale University, Amerika Serikat pada 1988.
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!