Profit Taking Berlanjut
Senin, 23 Juli 2012 | 6:50
Sejumlah trader memantau pergerakan IHSG melalui monitor saham di galeri BNI Securities di Jakarta. Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN HARI ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi cenderung melemah. IHSG diperkirakan bergerak pada level support 4.048-4.058 dan resistance 4.096-4.112.
“Tampaknya aksi ambil untung (profit taking) masih akan mewarnai bursa, sehingga bukan tidak mungkin IHSG akan kembali melemah. Apalagi, sentimen positif yang ada mulai terganggu dengan beredarnya kabar negatif dari Eropa,” kata Managing Research Indosurya Asset Management Reza Piyambada di Jakarta, akhir pekan lalu.
Secara teknikal, menurut Reza, IHSG membentuk pola hammer dimana sebelumnya membentuk pola spinning. Adapun posisi candle gagal mendekati upper Bollinger bands. MACD masih bergerak datar cenderung melemah dengan histogram positif yang sedikit turun.
Sementara itu, RSI, william’s %R, dan stochastic mulai bergerak turun dari area jenuh beli (overbought).
Di lain pihak, analis First Asia Capital David Nathanael Sutyanto mengatakan, pada awal perdagangan, IHSG berpotensi terkoreksi. Namun, rilis laporan keuangan beberapa emiten akan membantu pergerakan indeks selama pekan ini. “Ekspektasi kinerja emiten masih positif,” jelas dia.
Baca selengkapnya di Investor Daily versi digital di
http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!