ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 25 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Wapres Apresiasi Polri Terus Berupaya Perbaiki Pelayanan
Jumat, 10 Agustus 2012 | 12:37

JAKARTA - Wakil Presiden Boediono memberikan apresiasi kepada Polri yang terus memperbaiki sistem pelayanan publik di saat lembaga itu mendapat sorotan tajam terkait kasus hukum.

"Dalam suasana yang seperti ini perlu memberikan apresiasi yang tulus kepada Polri yang sudah berupaya memperbaiki layanan. Memang di dalam perlu perbaikan dan saya mendukung untuk melayani masyarakat," kata Wapres dalam sambutannya pada Penghargaan kepada 10 unit sebagai Layanan Publik Paling Progresif di Istana Wapres, Jakarta, Jumat.

Dalam penghargaan tersebut, Polri mendapat tiga penghargaan, yaitu untuk Unit Layanan Paling Progresif "National Traffic Management Center", Satuan penyelenggara Administrasi SIM dan Satuan Penyelenggara Adminsitrasi SIM untuk Unit Layanan Paling Favorit.

Dikatakan Wapres, dirinya sangat mendukung Polri dan instansi lain dalam memberikan perbaikan layanan kepada masyarakat sebagai upaya membangun demokrasi yang lebih baik dan transparan.

"Kalau ingin demokrasi berjalan berkelanjutan maka dasarnya pemerintahan yang baik dan ini mendukung landasan demokrasi melalui komunikasi yang baik antara publik dan pemerintah," kata Wapres.

Kepala Unit Kerja Presiden Bidang pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto mengatakan, untuk mendorong dan mengapresiasi unit layanan publik yang memiliki keinginan kuat untuk melakukan perbaikan, UKP4 menyelenggarakan Kompetisi Layanan Publik dalam kerangka Open Government Indonesia.

Kompetisi ini diikuti 62 unit layanan publik dari 34 kementerian/lembaga dan dalam perjalanan melalui seleksi dari tim juri yang kompeten dan independen selama April-Juli, secara bertahap terpilih peserta yang masuk tahap 20 besar dan akhirnya ditetapkan 10 layanan publik paling progresif.

Sepuluh kementerian/instansi yang memberikan layanan paling progresif adalah Inatrade (Kemendag), Sistem Penerbitan Paspor, Kantor Imigrasi Jakarta Selatan (Kemenkumham), Beasiswa Bidik Misi (Kemendikbud), Perizinan Frekuensi Radio (Kemenkominfo), National Traffic Management Center (Polri), Notifikasi Kosmetika (BPOM), Penilaian Keamanan Pangan (BPOM), Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Polri), pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (Kemen-PU), serta Kantor Pertanahan Jakarta Barat (BPN). (gor/ant)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close