Taufiq Kiemas Luncurkan Buku ‘Empat Pilar untuk Satu Indonesia’
Kamis, 23 Februari 2012 | 10:33
Mantan Ketua PP Muhammadiyah Syafii Maarif (kanan) saat peluncuran buku “Empat Pilar Untuk Satu Indonesia: Visi Kebangsaan dan Pluralisme Taufiq Kiemas" di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (22/2). Tampak Ketua MPR Taufiq Kiemas disalami Tokoh Golkar Akbar Tandjung, disaksikan sejumlah tokoh, antara lain mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimlie Assidiqie, Wakil Ketua MPR Meilani Leimena Suharli, Adnan Buyung Nasution, dan Megawati Soekarnoputri. Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN JAKARTA – Ketua MPR RI Taufiq Kiemas meluncurkan buku berjudul “Empat Pilar untuk Satu Indonesia: Visi Kebangsaan dan Pluralisme Taufiq Kiemas”. Dalam bukunya, Taufiq Kiemas mengungkapkan keyakinannya bahwa “empat pilar”, terutama Pancasila, merupakan rumusan cita-cita besar bangsa Indonesia.
“Pancasila adalah terjemahan dorongan hati manusia Indonesia kedalam dimensi sosial-politik. Dalam Pancasila, bangsa Indonesia melihat wajahnya sebagaimana ia mencita-citakannya,” kata Taufiq saat peluncuran bukunya di Kompleks Parlemen, Rabu, (22/2).
Acara peluncuran, yang dirangkai dengan diskusi buku tersebut oleh sejumlah narasumber–di antaranya Ketua Fraksi PDIP MPR RI Yasonna Laoly, pengamat politik Yudi Latief, dan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj–dihadiri pula sejumlah tokoh, di antaranya mantan Presiden Megawati dan Ketua Dewan Penasihat Golkar Akbar Tandjung.
Taufiq berpendapat, Pancasila dapat pula berfungsi sebagai pedoman untuk melihat peristiwa sosial-politik, ekonomi, dan kebudayaan yang terjadi di tengah masyarakat dari berbagai dimensi.
Baca selengkapnya di
Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Rasa Aman Terkesan Makin ‘Mahal’
Akhirnya, 45 Korban Sukhoi Teridentifikasi
DVI Izinkan Keluarga Lihat Jenazah pada Selasa
Dialog Otentik Butuh Keheningan dan Kata
Selasa, Keluarga Boleh Lihat Korban Sukhoi
Pelajar Harus Cintai Iptek Agar Indonesia Maju
Perguruan Tinggi Harus Berikan Pendidikan Karakter
Reformasi Birokrasi Terhambat Pola Pikir Birokrat