Presiden Pimpin Upacara Peringatan Proklamasi
Jumat, 17 Agustus 2012 | 8:56
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyematkan ikat pinggang Paskibraka kepada Devi Ayu Rahmawati dari Kepulauan Riau pada upacara pengukuhan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2012 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (14/8). Sebanyak 67 anggota Paskibraka yang berasal dari 33 provinsi akan bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI, pada 17 Agustus nanti. Foto: Investor Daily/rumgapres/abror
JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan
bertindak sebagai inspektur upacara peringatan detik-detik proklamasi di Istana
Merdeka Jakarta, Jumat (17/8).
Peringatan detik-detik proklamasi akan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB
ditandai dengan pembacaan teks proklamasi oleh Ketua DPR Marzuki Alie dan
pengibaran duplikat bendera pusaka oleh anggota Paskibraka.
Seperti peringatan hari kemerdekaan tahun-tahun sebelumnya, selain disemarakkan
oleh penampilan paduan suara Gita Bahana Nusantara, para undangan juga akan
menyaksikan "fly pass" empat pesawat tempur milik TNI Angkatan Udara
masing-masing dua Sukhoi dan dua F-16.
Sementara itu dari pengamatan pada Jumat pagi hingga pukul 06.45 WIB kawasan
Medan Merdeka Selatan dan Medan Merdeka Barat lalu lintas masih tampak lancar
dan pengalihan jalur di Medan Merdeka Utara sudah diberlakukan sejak pukul
05.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB dan akan dilanjutkan saat upacara penurunan
bendera di Istana Merdeka pada Jumat sore.
Sejumlah karyawan yang akan mengikuti upacara bendera di kantor mereka
masing-masing di kawasan jantung kota Jakarta tersebut tampak mulai berdatangan
dan bersiap mengikuti upacara yang rata-rata berlangsung pada pukul 07.00 WIB
atau pukul 08.00 WIB.
Sepanjang jalan Sudirman dan Thamrin tampak semarak dihiasi bendera dan
umbul-umbul dalam rangka peringatan hari ulang tahun kemerdekaan RI ke-67.(ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Maharani Diajak Berhubungan Intim dengan Fathanah di Hotel
Enam Terpidana Mati akan Dieksekusi
Penangkapan Aiptu LS Merupakan Upaya Paksa
Ahmad Fathanah Mengaku Memberikan Sumbangan pada PKS
76,67 Persen Pemilih Partai Demokrat akan Bermigrasi
Direksi BUMN Wajib Mengajar SMA Masing-Masing
Mantan Napi Politik Boleh Mencalonkan Diri Jadi Bacaleg