ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 29 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Presiden: Masukkan Pelajaran Lingkungan Hidup di Kurikulum
Senin, 10 Juni 2013 | 12:39

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menginstruksikan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh untuk memasukkan pelajaran lingkungan hidup dalam kurikulum pendidikan dasar sembilan tahun.

"Mendikbud sudah saya instruksikan agar lingkungan hidup perubahan iklim pemanasan global jadi kurikulum dalam pendidikan kita agar mereka sejak dini diberikan kesadaran yang baik," kata Presiden saat memberikan sambutan dalam puncak peringatan hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh pada 5 Juni di Istana Negara, Jakarta, Senin.

Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dihadiri oleh para tokoh lingkungan hidup, penerima penghargaan lingkungan hidup Kalpataru, para pejabat daerah penerima adipura dan sejumlah menteri.

Di antaranya Menteri Lingkungan Hidup Balthazar Kambuaya, Menteri ESDM Jero Wacik, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Dalam Negeri Amir Syamsudin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh, serta Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi.

Presiden mengatakan, kurikulum pelajaran lingkungan hidup untuk pendidikan dasar sembilan tahun sangat penting dalam menanamkan kesadaran. Hal ini mengingat pendidikan sembilan tahun akan menjadi dasar bagi perkembangan sikap anak.

"Artinya anak-anak usia seperti itu masih bisa dibangun nilai perilakunya sikapnya pandangan-pandangannya dan kebiasaan-kebiasaannya. Bapak ibu sebagai guru mendidik mengajari mangajak anak sekolah mencintai lingkungan menanam pohon memelihara semua maka insyaallah saat menjadi orang dewasa nanti menjadi pencinta lingkungan," katanya.

Sementara itu Menteri Lingkungan Hidup Balthazar Kambuaya mengatakan, peringatan hari lingkungan hidup sedunia saat ini bertema 'ubah perilaku dan pola konsumsi untuk selamatkan lingkungan'.

"Tema ini bertujuan untuk menggugah kesadaran kita semua dan masyarakat luas atas pentingnya menyikapi pemanfaatan sumberdaya alam termasuk penggunaan BBM serta pemanfaatan bahan makanan secara bijak," katanya. (gor/ant)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!