ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 19 Juni 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Presiden Ingatkan Antisipasi Terkait Ketersediaan Pangan
Senin, 6 Agustus 2012 | 14:41

JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan semua pihak untuk mengambil langkah antisipasi terkait ketersediaan dan ketahanan pangan karena perubahan iklim yang bisa mempengaruhi produksi pangan.

Kepala Negara saat membuka rapat koordinasi bidang pertanian dan ketahanan pangan di Gedung Kementerian Pertanian Jakarta, Senin (6/8), mengatakan data dari sejumlah lembaga internasional mengenai pengaruh perubahan iklim terhadap produksi pangan menunjukkan penurunan jumlah produksi pangan sehingga harus menjadi peringatan bagi semua pihak khususnya pemangku kepentingan.

"Tantangan bagi kita, karena perubahan iklim dan kemarau panjang, sudah ada peringatan dari lembaga internasional bahwa harga pangan secara global bisa mengalami kenaikan, karena itu bila ada warning maka benar-benar harus melakukan segala sesuatu untuk tingkatkan ketahanan pangan, kita terus atasi masalah. Indonesia harus semakin mandiri dalam pangan," kata Presiden.

Kepala Negara menambahkan dalam tahun-tahun ke depan Indonesia ingin swasembada tak hanya di komoditas beras namun juga daging, jagung bahkan juga kedelai.

"Bukan hanya beras, jagung, gula, daging sapi bahkan kedelai. Itu langkah antisipatif yang cerdas, tahu ada masalah di sektor pangan, kita ingin 2014 suprlus beras 10 juta ton, kalau itu jadi target mari kita arahkan ke sana, implementasi dan sebagainya," katanya.

Karena itu Presiden minta semua pihak menyiapkan langkah antisipasi menghadapi tantangan kenaikan harga pangan dunia kibat perubahan iklim yang menganggu produksi pertanian.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melangsungkan rapat koordinasi bidang pangan dan pertanian di Kementerian Pertanian Jakarta, Senin.

Rapat yang berlangsung mulai pukul 13:30 WIB tersebut membahas mengenai perkembangan program pangan dan pertanian yang masuk ke dalam rencana kerja pemerintah.

Presiden didampingi oleh Wakil Presiden Boediono, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesra Agung Laksono dan sejumlah menteri terkait antara lain Mentan Suswono, Mendag Gita Wirjawan serta sejumlah pejabat lainnya.

Pekan lalu Presiden melangsungkan sejumlah rapat koordinasi antara lain di bidang perhubungan dan pekerjaan umum di PT Angkasa Pura II, dan tentang kesehatan di Kementerian Kesehatan.

Presiden melakukan rangkaian rapat koordinasi selama bulan Ramadhan di sejumlah kementerian untuk memastikan berjalannya program pemerintah di sejumlah kementerian.(ant/hrb)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close