ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 22 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

PPP Gandeng KPK Soal Pakta Integritas
Selasa, 12 Februari 2013 | 8:54

JAKARTA-Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Yani mengatakan partainya dalam waktu dekat akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penandatanganan pakta integritas kepada seluruh kadernya.

"Kami dalam waktu dekat akan menjalin kerja sama dengan KPK untuk membuat pakta integritas bagi seluruh kader PPP," katanya di Senayan kepada Antara, Jakarta, Senin (11/2).

Sebelumnya Partai Demokrat mewajibkan para kadernya untuk menandatangani pakta integritas.

Menurut Yani, pakta integritas yang digagas PPP serius diterapkan bagi para kadernya, baik yang berada di legislatif maupun eksekutif dan para calon anggota legislatif mendatang.

"Pakta integritas PPP ini bukan jargon, bukan pencitraan" kata Yani.

Menurut dia jika para kader PPP melanggar pakta integritas, jika memang terkait kasus hukum maka akan dibawa ke ranah hukum.

"Kami tidak main-main, karena itu kami bekerja sama dengan KPK," katanya.

Yani menjelaskan bahwa pakta integritas tersebut merupakan turunan dari enam prinsip PPP. Dengan demikian sejalan dengan nafas partai.

"Itu juga sesuai dengan tuntunan agama dan hadits Nabi, tegaklah keadilan walaupun itu terdahap keluarga sendiri. Nabi bersabda kalaupun Fatimah, anakku yang mencuri, potong tangannya," kata Yani.(*/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!