ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Partai Republik Buka Kesempatan Berpartisipasi Politik
Rabu, 19 September 2012 | 8:45

Marwah Daud Ibrahim (tengah) saat selaku Ketua Umum Partai Republik bersama sejumlah pengurus Partai Republik, mendeklarasikan program “Republik Memanggil” di Jakarta. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA Marwah Daud Ibrahim (tengah) saat selaku Ketua Umum Partai Republik bersama sejumlah pengurus Partai Republik, mendeklarasikan program “Republik Memanggil” di Jakarta. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

JAKARTA-Ketua Umum Partai Republik Marwah Daud Ibrahim mengemukakan, partai yang dipimpinnya membuka kesempatan seluas-luasnya kepada rakyat untuk berpartisipasi aktif dalam memilih dan menentukan wakilnya di lembaga legislatif dan eksekutif.

"Sesungguhnya kami ingin menyadarkan masyarakat bahwa bila mereka dibayar untuk masuk ke partai, artinya mereka menjual kebebasan dan hak politiknya ke partai. Jadi, Partai Republik ini dari rakyat, dengan rakyat dan untuk rakyat," ujar Marwah kepada wartawan di Jakarta, Selasa (18/9).

Ketua DPP Partai Golkar semasa kepemimpinan Akbar Tandjung ini menegaskan bahwa Partai Republik tidak menjanjikan dana dan pemberian santunan kepada para anggota. Justru sebaliknya, masyarakat diajak untuk mandiri dan memiliki partai ini dengan cara memberikan sumbangan semampunya.

Dengan konsep dan pemikiran seperti itu, ia menambahkan, Partai Republik ingin mengubah kecenderungan umum bahwa parpol tidak memiliki visi utama yang jelas sehingga lebih banyak menyampaikan dan mengumbar janji.

"Partai Republik ingin mengubah kecenderungan bahwa politik itu kotor, menghalalkan segala cara, menjalankan politik uang, saling menjatuhkan, dan segala hal yang buruk pada partai. Politik itu mulia dan dijalankan dengan karakter dan integritas, spiritual politik, bersinergi positif dan saling percaya," ujar Marwah.

Pada kesempatan itu, Marwah mengungkapkan, Partai Republik yang dipimpinnya telah mendaftarkan diri ke KPU bersama dengan 34 parpol lainnya dan selanjutnya mengikuti tahapan verifikasi administratif.

"Untuk partai yang baru bangkit lagi, memang tidak mudah bagi kami untuk melewati tahapan demi tahapan yang ditetapkan baik di Depkumham maupun KPU. Kami tetap optimis dan tidak berhenti berupaya untuk dapat lolos pada tahapan-tahapan berikutnya," ujar Marwah.

Menurut Marwah, Partai Republik dideklarasikan kembali pada 25 April 2012 dan sampai dengan 7 September 2012 sudah terbentuk kepengurusan di 33 provinsi serta di lebih 350 kabupaten/kota se-Indonesia.

"Artinya, belum genap satu semester, hampir di seluruh Indonesia telah terbentuk kepengurusan sampai ke tingkat kabupaten. Belum sempurna memang, dan kami terus berusaha untuk menyempurnakannya, bahkan sampai ke tingkat desa," ujarnya. (ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close