Partai Nasdem Targetkan 10% Kursi Parlemen
Sabtu, 23 Juni 2012 | 19:01
Partai Nasdem
JAKARTA- Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang mengusung
konsep restorasi Indonesia optimistis bisa memperoleh lebih dari 10% kursi di parlemen.
"Partai NasDem mengusung konsep perubahan untuk masyarakat. Untuk
menyuarakan perubahan, tidak cukup jika hanya memiliki sekitar delapan persen
kursi di parlemen," kata Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Ahmad Rofiq,
pada diskusi "Polemik: Jika Parpol Danai Caleg" di Jakarta, Sabtu
(23/6).
Menurut Raofiq bagi Partai NasDem, perolehan kursi parlemen sekitar 10 persen
sesungguhnya belum besar jika ingin melakukan perubahan ke arah yang lebih baik
bagi masyarakat.
Karena itu, untuk mendorong perolehan kursi parlemen yang lebih besar dan bisa
mengantarkan figur yang memiliki kemampuan intelektual tapi tidak memiliki
finansial, Partai NasDem akan membantu membiayainya.
"Partai NasDem melihat, banyak orang yang memiliki kredibilitas tapi tidak
memiliki akses dan finansial untuk duduk di legislatif," katanya.
Ia menambahkan, kalau kondisi saat ini dibiarkan saja, maka hanya orang-orang
dari kalangan saudagar yang memiliki kemampuan finansial yang berada di
legislatif.
Ironisnya, kata dia, anggota legislatif dari kalangan saudagar juga
berorientasi kembali modal untuk menjadi caleg lagi pada periode berikutnya.
"Partai NasDem ingin agar anggota legislatif memiliki integritas dan
berloyalitas tinggi," katanya.
Ia menegaskan Partai NasDem akan membiayai para caleg potensial, bukan dalam
bentuk dana tunai, tapi logistik kampanye.
Rofiq menambahkan, Partai NasDem terbuka untuk semua putra terbaik bangsa yang
lulus seleksi internal maupun seleksi oleh lembaga survei independen.
"Figur yang memenuhi kriteria tersebut akan dibiayai oleh Partai NasDem
sebagai caleg," katanya.
Sementara itu, aktivis lembaga swadaya masyarakat Lingkar Madani Indonesia, Ray
Rangkuti menambahkan, partai politik yang membiayai calegnya yang potensial
bisa mengurangi kemungkinan korupsi.
Ia menjelaskan, selama ini caleg dari partai-partai politik harus membiayai
sendiri dana kampanye dan persiapan lainnya.
Menurut dia ada tiga kewajiban caleg harus mengumpulkan uang
sebanyak-banyaknya, pertama untuk keluarganya, kedua, partai politik, serta
ketiga untuk kepentingan aktivitas politiknya.
"Ini yang membut caleg mencari uang sebanyaknya," katanya.
Ray Rangkuti menyambut baik gagasan Partai NasDem yang berencana mendanai para
caleg potensial. (ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Maharani Diajak Berhubungan Intim dengan Fathanah di Hotel
Enam Terpidana Mati akan Dieksekusi
Ahmad Fathanah Mengaku Memberikan Sumbangan pada PKS
76,67 Persen Pemilih Partai Demokrat akan Bermigrasi
Penangkapan Aiptu LS Merupakan Upaya Paksa
Wapres: Hubungan Indonesia-Korsel akan Semakin Kuat
Mantan Napi Politik Boleh Mencalonkan Diri Jadi Bacaleg
Mentan Suswono Bantah Bahas Kuota Impor dengan Hilmi