ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 19 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Khofifah Prioritaskan 11 Titik Kemenangan Pilkada Jatim
Rabu, 29 Mei 2013 | 8:56

JEMBER-Bakal Calon Gubernur Khofifah Indar Parawansa memprioritaskan 11 titik untuk mendulang perolehan suara dan kemenangan dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur yang akan digelar 29 Agustus 2013.

"Ada 11 titik prioritas untuk mendongkrak perolehan suara, dua di antaranya Kabupaten Jember dan Banyuwangi, sehingga dalam dua hari terakhir ini saya ke Banyuwangi dan Jember," kata Khofifah usai menghadiri pengajian akbar di lembaga pendidikan An-Nur di Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Selasa (28/5).

Namun, Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama itu enggan menyebutkan alasan memprioritaskan pemenangan di 11 titik atau daerah tersebut.

"Memang ada pertimbangan khusus untuk 11 daerah itu," tuturnya singkat.

Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan itu juga enggan menyebutkan berapa persen target perolehan suara di Jember dan Banyuwangi, namun ia memastikan sudah ada hitungan tersendiri untuk dua daerah tersebut.

"Hasil survei terbaru menunjukkan tren yang cukup bagus, namun saya tidak mau terlalu percaya diri, sehingga upaya maksimal untuk turun ke masyarakat di Jatim akan terus dilakukan secara bergantian dengan pasangan saya, Herman Sumawireja," paparnya.

Ia optimistis dukungan terhadap dirinya semakin meluas, dan tidak hanya dari kalangan NU, Muslimat, dan partai pendukungnya, namun juga dari eleman masyarakat di luar NU dan partai.

"Di Banyuwangi sudah berdiri Komunitas Pendukung Khofifah (KPK) dan dalam waktu dekat akan dideklarasikan pembentukan KPK di Jember," ujarnya.

Mengenai rekomendasi dua partai politik yang dikabarkan pindah dukungan, Khofifah menjawab singkat bahwa keduanya dalam posisi aman mendukungnya karena rekomendasi yang dimiliki dari DPP partai politik pengusung.

"Rekomendasi itu ditandatangani oleh ketua dan sekjen partai pengusung, sehingga aman," katanya kepada Antara.

Di sela-sela pengajian akbar yang digelar oleh Muslimat NU Anak Cabang Kecamatan Wuluhan itu, Khofifah mengenalkan dirinya akan maju sebagai calon gubernur Jatim dalam pilkada yang digelar 29 Agustus 2013, sehingga ia meminta doa dari ribuan anggota Muslimat yang hadir dalam acara itu.

Khofifah dan tim suksesnya sempat membagikan dompet berwarna hitam yang bertuliskan "Jatim Berkah" bagi warga yang menghadiri pengajian tersebut.

Pasangan Khofifah-Herman diusung PKB dengan suara 12,26 persen dan lima partai politik nonparlemen, yakni PKBP sebesar 1,48 persen, PKPI sebesar 0,87 persen, PPNUI 0,24 persen, Partai Kedaulatan 0,50 persen, dan PMB 0,20 persen.(*/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close