ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 23 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Rupiah Akhir Pekan Stagnan di Posisi 9.465
Jumat, 10 Agustus 2012 | 16:31

Teller menghitung lembaran rupiah di money changer Bank Mandiri, Jakarta. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA Teller menghitung lembaran rupiah di money changer Bank Mandiri, Jakarta. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

JAKARTA- Seiring sikap investor pasar uang ambil posisi wait and see, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada akhir pekan sore cenderung bergerak di kisaran sempit hingga tidak bergerak nilainya atau stagnan di posisi Rp9.465 per dolar AS.

"Investor tengah mengambil posisi wait and see, pergerakannya di kisaran sempit hal itu dilakukan seiring dengan perkiraan pasar terhadap AS yang akan melakukan pelonggaran kuantitatif (QE) ke-3," kata pengamat pasar Bank Himpunan Saudara Rully Nova.

Ia menambahkan, investor mengharapkan adanya QE dikarenakan data AS yang cenderung kurang baik. Dengan dilaksanakan QE ke-3 akan dapat memberi dampak positif terhadap nilai tukar berisiko termasuk rupiah.

Namun demikian, lanjut dia, pemerintah AS belum memberikan indikasi untuk melakukan pelonggaran kuantitatif, hal itu yang membuat pasar uang kurang berfluktuasi.

Sementara dari dalam negeri, kata Rully, Bank Indonesia (BI) yang menetapkan tingkat suku bunga acuan (BI rate) sudah diantisipasi pasar sehingga tidak terlalu memberi pengaruh terhadap pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Ia memperkirakan, pergerakan perdagangan valuta asing pada pekan depan masih dalam kisaran yang sempit. Hal itu juga dipengaruhi dari libur panjang jelang Hari Raya Lebaran. "Pergerakan rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp9.450-Rp9.500 per dolar AS," ucap dia.

Sementara itu, pada kurs tengah BI, rupiah bergerak menguat menjadi Rp9.477 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.483 per dolar AS. (ant/gor)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close