ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 28 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Realisasi KUR Bank Mandiri Capai Rp 8,6 Triliun
Selasa, 31 Juli 2012 | 4:19

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), sebuah pembiayaan khusus dengan skema penjaminan pemerintah, senilai Rp 8,6 triliun hingga Juni 2012.

"Bank Mandiri terus berupaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pembiayaan produktif termasuk Kredit Usaha Rakyat yang merupakan bagian dari program pemerintah," kata Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini, dalam pemaparan kinerja keuangan Bank Mandiri triwulan kedua 2012 di Jakarta, Senin.

Secara keseluruhan, Bank Mandiri mencatat pertumbuhan yang prima pada segmen mikro dengan tingkat pertumbuhan mencapai 77,2 persen atau senilai Rp 15,1 triliun.

Hal tersebut tidak lepas dari upaya agresif yang dilakukan Bank Mandiri, selain penambahan 446 kantor mikro selama periode setahun terakhir.

Dengan penambahan tersebut, maka kantor layanan mikro Bank Mandiri telah berjumlah 2.012 unit pada Juni 2012. "Total kredit yang tersalurkan untuk segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tercatat tumbuh 33,6 persen menjadi Rp 47,6 triliun, sementara jumlah nasabah kredit mikro juga meningkat pesat menjadi 764 ribu nasabah lebih," kata Zulkifli.

Kepercayaan masyarakat kepada Bank Mandiri juga tercatat semakin tinggi. Dibuktikan dengan naiknya penghimpunan dana pihak ketiga menjadi Rp 418,2 triliun pada Juni 2012, dari sebelumnya Rp 362,6 triliun pada Juni 2011.

Dalam upaya meningkatkan pengumpulan dana masyarakat itu, Bank mandiri juga telah menambah 201 unit kantor cabang selama periode Juni 2011- Juni 2012, sedangkan mesin tarik tunai (ATM) bertambah 1.881 unit menjadi 10.361 ATM.

Bank Mandiri mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 13 persen dari Rp 6,3 triliun pada triwulan kedua 2011 menjadi Rp 7,1 triliun pada triwulan kedua tahun ini.

Sebelumnya pemerintah menyampaikan penyaluran KUR pada 2012 ditargetkan dapat mencapai Rp 30 triliun dengan jangkauan debitor yang lebih luas ke seluruh Indonesia.

Terhitung sejak Januari 2012, bank penyalur KUR ditambah dengan 13 Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang akan menyalurkan KUR bersama dengan enam bank besar lainnya yaitu BTN, BRI, Bank Mandiri, BNI, Bank Bukopin, dan Bank Syariah Mandiri. (tk/ant)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!