PermataBank Syariah akan Biayai di Segmen Mobil
Kamis, 9 Agustus 2012 | 7:33
Seorang nasabah mengambil uang melalui ATM di Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) PermataBank di kawasan Kedoya, Jakarta, belum lama ini. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA JAKARTA-PermataBank Syariah akan melakukan pembiayaan di segmen kendaraan bermotor roda empat mulai semester II 2012 karena melihat adanya peluang pada segmen tersebut.
"Selama ini kami hanya melakukan pembiayaan roda dua. Mungkin semester II ini kami masuk ke roda empat karena kami melihat ada peluang di sana," kata Kepala PermataBank Syariah, Achmad K Permana di Jakarta, Rabu (8/8).
Ia mengatakan, pembiayaan kendaraan bermotor dilakukan bekerja sama dengan PT Astra International Tbk. Astra telah mempersiapkan skim pembiayaan syariah bagi kliennya.
Menurut Permana, seiring langkah Bank Indonesia (BI) memberlakukan batas minimum uang muka kredit kendaraan bermotor di lembaga keuangan konvensional maka ada kemungkinan konsumen beralih ke lembaga keuangan syariah dalam mengambil pembiayaan.
Lembaga pembiayaan syariah tidak terkena dampak peraturan itu sehingga memiliki peluang untuk mengembangkan bisnis itu di perbankan syariah.
Pada semester I 2012 PermataBank Syariah mencatat total pembiayaan sebesar Rp4,78 triliun. Dari total tersebut sebanyak 10 persen disalurkan melalui pembiayaan segmen kendaraan bermotor.
Sementara itu porsi pembiayaan di segmen kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 25 persen, Usaha Kecil Menengah 30 persen dan Corporate Banking 35 persen.
"Ke depan kita ingin masing-masing 25 persen porsi pembiayaannya, termasuk bagi pembiayaan kendaraan bermotor," kata dia.
Permana mengatakan struktur permodalan PermataBank Syariah saat ini semakin kuat dengan ekuitas tumbuh 215 persen year on year (yoy) menjadi Rp769 miliar pada akhir Juni 2012.
"Di tengah ekspansi pembiayaan yang kuat, PermataBank Syariah mencatat Rasio Kecukupan Modal yang meningkat hingga 19,17 persen pada 30 Juni 2012, meningkat dari posisi tahun sebelumnya 12,88 persen," katanya.(ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
AAJI akan Denda Pelaku Poaching dan Twisting
Rupiah Melemah 10 Poin di Posisi 9.755
Redenominasi akan Dilakukan Tim di Bawah Wapres
AJB Bumiputera Bayar Klaim Rp4,08 Triliun
BI Terbitkan Kurs Referensi Transaksi Antarbank
Bank Mandiri Perbesar Bisnis Konsumer
BI Berupaya Kenali Investor Spekulan
Bank Nobu Sasar Kredit Tumbuh 238,6%