SEMESTER I 2012
LPS Catat Surplus Rp 3,13 Triliun
Jumat, 10 Agustus 2012 | 19:16
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS): Besarnya premi yang nantinya akan dibayarkan bank sebesar 0,15 persen untuk kelompok bank dengan skor terbaik dan 0,35 persen untuk kelompok bank dengan skor terendah (kisaran 0,15-0,35 persen).(ANTARA/Widodo S. Jusuf/ed/pd/09) JAKARTA - Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Mirza Adityaswara mengatakan LPS mencatat surplus sebesar Rp 3,13 triliun dan memperoleh premi dari bank peserta penjaminan sebesar Rp 6,2 triliun pada semester I-2012.
"Hingga saat ini LPS mengelola bank peserta penjaminan sebanyak 1.949 bank yang terdiri atas 120 bank umum dan 1.829 Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Hingga semester I-2012 tercatat setidaknya ada 111.000 rekening simpanan dengan nilai mencapai Rp 1.761 triliun," kata Mirza Adityaswara di Jakarta, Jumat.
Menurut Mirza, hingga akhir Juni 2012, aset LPS telah menembus nilai Rp 31,02 triliun yang terdiri dari surat berharga negara (SBN) senilai Rp 23,54 triliun.
"Aset sebesar Rp 7,48 triliun merupakan aset non tunai yang di antaranya berupa penyertaan modal sementara pada Bank Mutiara senilai Rp 6,7 triliun," ujar Mirza.
Mirza menambahkan LPS selama semester I-2012 menangani satu BPR yang dicabut izin usahanya oleh Bank Indonesia dengan jumlah simpanan sebesar Rp 3 miliar.
"Pada semester I-2012, LPS telah menangani 46 BPR dan 1 bank umum yang dicabut izin usahanya sejak LPS didirikan," kata Mirza.
Sebagai catatan, pada 22 September 2004, Presiden Republik Indonesia mengesahkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 tentang Lembaga Penjamin Simpanan. Berdasarkan Undang-Undang tersebut, LPS, suatu lembaga independen yang berfungsi menjamin simpanan nasabah penyimpan dan turut aktif dalam memelihara stabilitas sistem perbankan sesuai dengan kewenangannya, dibentuk. (tk/ant)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Redenominasi akan Dilakukan Tim di Bawah Wapres
BI Minta Resiprokal 3 Bank BUMN di Singapura
Bank Mandiri Perbesar Bisnis Konsumer
Bank Nobu Sasar Kredit Tumbuh 238,6%
BI Berupaya Kenali Investor Spekulan
BI Miliki Beranggam Tantangan ke Depan
Bank BUMN Dapat Bersaing di Singapura
Model Bisnis Unik yang Bikin Sumitomo Mitsui Jatuh Hati