MELALUI UANG ANDA DI TVRI
Citibank Beri Pendidikan Finansial ke Masyarakat
Selasa, 21 Februari 2012 | 12:55
Citibank: Masyarakat masih perlu mendapatkan pendidikan finansial. Foto: Ist JAKARTA - Citibank Indonesia menilai masih banyak anggota masyarakat yang mengalami kesulitan menerapkan prinsip-prinsip keuangan yang baik sehingga perlu terus dilakukan pendidikan finansial.
"Kami percaya bahwa setiap orang berhak memiliki akses terhadap pendidikan keuangan melalui berbagai medium komunikasi yang ada," kata Chief Country Officer Citibank Indonesia, Tigor M Siahaan di Jakarta, Selasa.
Publik umumnya mengeluhkan kompleksnya persoalan finansial dan kesulitan dalam memahami istilah-istilah keuangan sebagai tantangan. Misalnya bahwa sebaiknya orang memikirkan investasi di bidang pendidikan agar kelak dapat memberikan pendidikan setinggi mungkin buat putra-putrinya.
Oleh karena itu Citibank Indonesia bekerja sama dengan sejumlah pihak kembali menghadirkan program televisi tentang pendidikan finansial "Uang Anda" mulai pertengahan Februari 2012. Memasuki tahun kelima, program yang bermuatan pendidikan finansial ini hadir dalam durasi yang lebih lama dan konsep berbeda, yaitu interaktif.
Masyarakat dapat berkonsultasi langsung melalui telepon atas permasalahan finansial yang dihadapi sepanjang acara. Sementara itu seorang Perencana Keuangan, Rina Dewi Lina, masih menjadi host dan narasumber acara yang berlangsung sekitar 20 menit.
Pada 2012 ini, program televisi "Uang Anda" akan hadir dalam 30 episode, setiap hari Sabtu pukul 10.05-10.25 di TVRI. Sejak ditayangkan pertama kali pada 2007, total episode yang sudah diproduksi sejumlah 126 episode.
Tidak hanya melalui televisi, program pendidikan keuangan ini juga hadir dalam berbagai saluran komunikasi, yaitu website, facebook, fanpage, twitter dan email yang dapat diakses masyarakat. Berbagai saluran ini dimaksudkan untuk memudahkan mereka dalam berinteraksi dengan program ini kapanpun dan di manapun.
Seperti tahun sebelumnya, "Uang Anda" disajikan dalam bentuk tips dan saran singkat yang mudah dimengerti dan diaplikasikan, sehingga tayangan ini masyarakat akan lebih mudah memahami topik yang dibahas.
Sementara itu Direktur Pelaksana Yayasan Ladang Media, Amin Shabana meyakini format interaktif akan memberikan nilai tambah terhadap program ini .
"Dengan interaksi dua arah, program ini akan terasa jauh lebih menarik karena terciptanya relasi kedekatan antara nara sumber dengan publik. Walaupun tidak semua dapat ditampung saat acara berlangsung, namun keyakinan publik terhadap program ini akan semakin meningkat melalui beberapa telepon masuk yang dijawab langsung nara sumber Uang Anda," sebut Amin.
Program lain yang telah dilakukan Yayasan Ladang Media antara lain Penghargaan Mochtar Lubis Award 2011, Kampanye Gerakan Pramuka lewat animasi dan komik, serta beberapa film advokasi. (gor/ant)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!