ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL WAWANCARA COSMOPOLITAN
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 22 Mei 2012
Pencarian Arsip

Bank Mutiara akan Terbitkan Subdebt Rp500 Miliar
Kamis, 23 Februari 2012 | 14:16

Dirut Bank Mutiara Maryono (kiri) didampingi Komisaris Utama Bank Mutiara Pontas R Siahaan, Kepala Cabang Pasar Baru Yanti Budiarti, dan jajaran direksi Bank Mutiara berbincang di sela acara pembukaan Kantor Cabang Pasar Baru di Jakarta, Rabu (8/2). Bank Mutiara yang akan didivestasi Lembaga Penjamin Simpanan pada tahun ini, berencana membuka lima cabang baru, bergabung dengan ATM Prima, serta meluncurkan layanan priority banking kepada nasabah. Foto: Investor Daily/ ANTARA/Pajiadi/pd/12 Dirut Bank Mutiara Maryono (kiri) didampingi Komisaris Utama Bank Mutiara Pontas R Siahaan, Kepala Cabang Pasar Baru Yanti Budiarti, dan jajaran direksi Bank Mutiara berbincang di sela acara pembukaan Kantor Cabang Pasar Baru di Jakarta, Rabu (8/2). Bank Mutiara yang akan didivestasi Lembaga Penjamin Simpanan pada tahun ini, berencana membuka lima cabang baru, bergabung dengan ATM Prima, serta meluncurkan layanan priority banking kepada nasabah. Foto: Investor Daily/ ANTARA/Pajiadi/pd/12

JAKARTA - PT Bank Mutiara Tbk berencana menerbitkan obligasi subordinasi (subdebt) senilai Rp500 miliar.

"Kami ada rencana untuk menerbitkan subdebt yang nilainya kira-kira mencapai Rp500 miliar," kata Direktur Utama Bank Mutiara Maryono usai acara penandatanganan kerjasama antara Bank Mutiara dengan Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) di Balai Kartini, Jakarta, Kamis.

Namun, tambah Maryono, saat ini pihaknya belum bisa memastikan waktu pelaksanaan rencana tersebut. "Kami masih mengkaji rencana ini. Kalau bisa cepat, maka paling tidak obligasi tersebut akan kami terbitkan pada semester kedua," katanya.

Menurut Maryono, penerbitan obligasi subdebt itu bertujuan untuk menjaga agar posisi Rasio Kecukupan Modal (CAR) Bank Mutiara tetap stabil. "Secara unaudited, CAR Bank Mutiara sudah mencapai 11% hingga Desember 2011 lalu," kata Maryono.

Ia berharap melalui penerbitan obligasi subdebt tersebut maka CAR Bank Mutiara bisa bertambah sekitar dua hingga empat persen. (ant/gor)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Close