ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 24 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Telkom Jajaki Stock Split 1:5
Oleh Elizabeth Gloria Brahmana | Sabtu, 20 April 2013 | 10:13

JAKARTA – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) berencana memecah nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5 tahun ini. Dengan stock split, harga saham perseroan bisa dijangkau oleh investor ritel. Selain itu, likuiditas saham Telkom di pasar meningkat.

“Dengan stock split 1:5, maka nilai nominal saham TLKM menjadi Rp 50 per saham dari saat ini Rp 250 per saham. Jumlah saham bakal bertambah dari 20,1 miliar menjadi 100,5 miliar saham,” kata Direktur Keuangan Telkom Honesty Basir di Jakarta, Jumat (19/4).

Perseroan telah menyampaikan rencana stock split kepada Kementerian BUMN. Sementara itu, pada perdagangan kemarin, harga saham TLKM ditutup menguat Rp 150 (1,3%) pada harga Rp 11.700. Sebagai ilustrasi, jika harga TLKM di pasar mencapai Rp 12.000, harga TLKM setelah stock split bisa menjadi sebesar Rp 2.400.

Direktur Utama Telkom Arief Yahya mengatakan, saat ini harga TLKM sudah melampaui level psikologis. “Level psikologis TLKM itu Rp 10.000. Dalam waktu dekat, kami akan putuskan bagaimana realisasi stock split. Kami tunggu kabar dari Kementerian BUMN,” ujar dia.

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close