Summarecon Optimistis Raih Target Penjualan Rp3,5 Triliun
Minggu, 12 Agustus 2012 | 23:02
Komisaris Utama PT Summarecon Agung Tbk Soetjipto Nagaria (tengah), Direktur Summarecon Liliawati Rahardjo (kiri), dan Presdir Summarecon Johanes Mardjuki (kanan), berbincang usai rapat umum pemegang saham, di Jakarta, Kamis (31/5). Rapat menyetujui rencana pembagian dividen senilai total Rp 155,6 miliar atau Rp 23 per saham. Sementara itu, pada tahun buku 2011, perusahaan pengembang properti ini mencatat pendapatan Rp 2,36 triliun atau meningkat sekitar 39% dari 2010 yang hanya mencapai Rp 1,43 triliun. Foto: Investor Daily/TINO OKTAVIANO BEKASI - PT Summarecon Agung Tbk optimistis meraih target pejualan sebesar Rp3,5 triliun pada 2012 melalui penjualan properti dari tiga lokasi, yakni Jakarta, Tangerang, dan Bekasi, atau naik 17% dari tahun 2011.
Direktur Utama Summarecon, Jihanes Mardjuki, di Bekasi, Minggu, mengatakan, kinerja perusahaan terus meningkat, laba bersih meningkat drastis sebanyak 66%, sementara untuk penjualan pre-sales untuk pertama kalinya Summarecon menembus angka Rp3 triliun.
Pendapatan Summerecon dari sektor property development menjadi penyumbang terbesar yakni 70% dari total pendapatan Summarecon yang mayoritas dihasilkan oleh Summarecon Kelapa Gading, Jakarta, Summarecon Serpong.
“Data penjualan dari Summerecon Bekasi masih belum masuk di dalamnya karena baru masuk tahap serah terima konsumen pada bulan Desember 2011,” katanya.
Ia menambahkan, pendapatan dari unit usaha investasi dan manajemen properti meningkat Rp574 miliar dengan pertumbuhan 23%. “Begitu pula, sektor leisure and hospitality juga tumbuh 59%, menjadi Rp105 miliar," katanya.
Menurut dia, kinerja baik 2011 itu tidak semata-mata dipengaruhi kondisi makroekonomi Indonesia yang sangat baik dan stabil, tetapi juga berkat komitmen pihaknya dalam menjalankan rencana bisnis bagi konsumen. (ant/gor)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Acset Tawarkan Saham Perdana Rp2.200-2.750
OJK Upayakan Persingkat Proses IPO
Faktor Teknikal Dorong Indeks BEI Dibuka Menguat
OJK: Kinerja Emiten Positif Dorong Aliran Dana Asing
PT Saratoga Fokuskan Bisnis pada Tiga Sektor Utama
IHSG Dibuka Naik Sementara Kurs Rupiah Melemah
BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Humpuss