ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 22 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Summarecon Optimistis Raih Target Penjualan Rp3,5 Triliun
Minggu, 12 Agustus 2012 | 23:02

Komisaris Utama PT Summarecon Agung Tbk Soetjipto Nagaria (tengah), Direktur Summarecon Liliawati Rahardjo (kiri), dan Presdir Summarecon Johanes Mardjuki (kanan), berbincang usai rapat umum pemegang saham, di Jakarta, Kamis (31/5). Rapat menyetujui rencana pembagian dividen senilai total Rp 155,6 miliar atau Rp 23 per saham. Sementara itu, pada tahun buku 2011, perusahaan pengembang properti ini mencatat pendapatan Rp 2,36 triliun atau meningkat sekitar 39% dari 2010 yang hanya mencapai Rp 1,43 triliun. Foto: Investor Daily/TINO OKTAVIANO Komisaris Utama PT Summarecon Agung Tbk Soetjipto Nagaria (tengah), Direktur Summarecon Liliawati Rahardjo (kiri), dan Presdir Summarecon Johanes Mardjuki (kanan), berbincang usai rapat umum pemegang saham, di Jakarta, Kamis (31/5). Rapat menyetujui rencana pembagian dividen senilai total Rp 155,6 miliar atau Rp 23 per saham. Sementara itu, pada tahun buku 2011, perusahaan pengembang properti ini mencatat pendapatan Rp 2,36 triliun atau meningkat sekitar 39% dari 2010 yang hanya mencapai Rp 1,43 triliun. Foto: Investor Daily/TINO OKTAVIANO

BEKASI - PT Summarecon Agung Tbk optimistis meraih target pejualan sebesar Rp3,5 triliun pada 2012 melalui penjualan properti dari tiga lokasi, yakni Jakarta, Tangerang, dan Bekasi, atau naik 17% dari tahun 2011.

 Direktur Utama Summarecon, Jihanes Mardjuki, di Bekasi, Minggu, mengatakan, kinerja perusahaan terus meningkat, laba bersih meningkat drastis sebanyak 66%, sementara untuk penjualan pre-sales untuk pertama kalinya Summarecon menembus angka Rp3 triliun.

Pendapatan Summerecon dari sektor property development menjadi penyumbang terbesar yakni 70% dari total pendapatan Summarecon yang mayoritas dihasilkan oleh Summarecon Kelapa Gading, Jakarta, Summarecon Serpong.

“Data penjualan dari Summerecon Bekasi masih belum masuk di dalamnya karena baru masuk tahap serah terima konsumen pada bulan Desember 2011,” katanya.

Ia menambahkan, pendapatan dari unit usaha investasi dan manajemen properti meningkat Rp574 miliar dengan pertumbuhan 23%. “Begitu pula, sektor leisure and hospitality juga tumbuh 59%, menjadi Rp105 miliar," katanya.

Menurut dia, kinerja baik 2011 itu tidak semata-mata dipengaruhi kondisi makroekonomi Indonesia yang sangat baik dan stabil, tetapi juga berkat komitmen pihaknya dalam menjalankan rencana bisnis bagi konsumen. (ant/gor)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close