Sentimen Regional Tekan IHSG ke Zona Merah
Senin, 23 Juli 2012 | 13:12
Pialang memantau perdagangan saham di Kresna Securities, Jakarta. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA JAKARTA-Sentimen negatif bursa regional memberi tekanan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan Senin (23/7), sehingga berada di zona merah.
Research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk, Purwoko Sartono, mengatakan pelemahan indeks dipicu adanya spekulasi stimulus di China dan perkembangan berita dari Eropa, antara lain lelang obligasi Spanyol, "voting" di parlemen Jerman terkait bantuan bagi perbankan di Eropa yang bermasalah.
"Investor juga mengantisipasi keluarnya laporan keuangan emiten semester I-2012," katanya di Jakarta, Senin.
Selain itu, ujar Purwoko, faktor puasa sedikit banyak juga akan memberi pengaruh terhadap transaksi, meski dampaknya terlampau kecil dan tidak terlalu signifikan.
Tercatat seluruh sektor saham mengalami koreksi, yang dipimpin sektor industri dasar sebesar 2,3 persen, aneka industri 2,2 persen dan pertambangan 2,1 persen.
Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (23/7), IHSG melemah 62,59 poin (1,54 persen) ke level 4.018,61, sedangkan indeks saham unggulan LQ45 turun 11,77 poin (1,7 persen) ke level 683,83.
Perdagangan berjalan dengan frekuensi transaksi mencapai 51.776 kali pada volume 2,506 juta lot saham senilai Rp1,61 triliun.
Sebanyak 24 saham naik, 242 saham turun dan sisanya 40 saham tidak bergerak.
Untuk saham saham mengalami kenaikan diantaranya PT Eatertainment International Tbk (SMMT) yang menanjak Rp150 menjadi Rp930, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) menguat Rp100 menjadi Rp6.050 dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Rp50 menjadi Rp3.850.
Sementara saham yang mengalami penurunan antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) yang melemah Rp600 menjadi Rp57.750, PT United Tractors Tbk (UNTR) merosot Rp550 menjadi Rp21.200 dan Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp450 menjadi Rp21.600. (ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
OJK Setujui Pengurahan Lot Saham di BEI
Sritex Tawarkan Saham IPO Rp230-Rp385 Per Saham
Setelah IPO Bisnis Perseroan Semakin Luas
11:58pm | OJK Setujui Pengurahan Lot Sah...
setuju tu, mantap. investor ecek ecek(investor kali lima) kayak saya, jadi punya kesempatan beli saham bca, mandiri, dll