Rupiah Kamis Pagi Melemah 15 Poin
Kamis, 23 Februari 2012 | 9:50
Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA JAKARTA- Mata uang rupiah terhadap dolar AS pada Kamis pagi (23/2) kembali melemah 15 poin seiring masih negatifnya sentimen beredar di global terutama dari kawasan Eropa.
Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Kamis pagi bergerak melemah 15 poin ke posisi Rp9.060 dibanding sebelumnya Rp9.045 per dolar AS.
"Sentimen pasar global kembali negatif karena data dari Jerman memburuk diluar perkiraan," kata analis Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, sentimen pasar global kembali negatif merespon "output" manufaktur dan jasa di Eropa yang turun tak terduga.
"Indeks Purchasing Manager dari kawasan Eroa turun dari 50,4 pada Januari menjadi 49,7 pada bulan Februari. Laporan lainnya mencatat ekspansi sektor jasa dan manufaktur di Jerman secara tak terduga melambat dan pesanan untuk sektor manufaktur juga turun," kata dia.
Ia menambahkan, investor mulai mengkhawatirkan dana talangan kedua untuk Yunani tampaknya tidak akan cukup untuk mengakhiri krisis utang akut di Uni Eropa (UE), bahkan lembaga pemeringkat Fitch menurunkan peringkat utang Yunani dari "CCC" (triple C) menjadi "C" (single C).
"Pasar Eropa dan AS negatif. Tampaknya sentimen negatif itu akan menjalar ke pasar Asia hari ini termasuk Indonesia ditambah dengan ekspektasi naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi," katanya.
Managing Research Indosurya Asset Management Reza Priyambada menambahkan, melemahnya nilai tukar domestik terhadap dolar AS dipicu respon pelaku pasar yang tidak terlalu reaktif paska kesepakatan "bailout" kedua untuk Yunani.
"Kepakatan 'bailout' kedua untuk Yunani telah di rilis yang menyepakati 'bailout' kedua untuk Yunani setelah pembicaraan alot selama 13 jam," kata dia.
Ia menambahkan, meski paket "bailout" senilai 130 miliar euro sudah disepakati, pasar meragukan program kebijakan penghematan dapat dilakukan Yunani mengingat kebijakan itu sangat tidak populer. (ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Aksi Jual Investor Asing Hempaskan IHSG
Saham Right Issue Metrodata Ditawarkan Rp115
Sentimen Negatif Regional Penghambat Gerak IHSG
Minna Padi Raih Laba Rp31,708 Miliar
Kondisi Global Masih Bayangi Pergerakan IHSG
Waskita Karya Seleksi Lembaga Penunjang IPO
IHSG Senin Dibuka Melemah Mengikuti Bursa Global
Penetapan Sasaran Inflasi Harus Konsisten