ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL WAWANCARA COSMOPOLITAN
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 22 Mei 2012
Pencarian Arsip

Paket Bailout Yunani Dorong Rupiah Rabu Menguat
Rabu, 22 Februari 2012 | 10:02

JAKARTA- Mata uang rupiah terhadap dolar AS pada Rabu pagi menguat lima poin menyusul keberhasilan Yunani mendapatkan paket dana talangan (bailout) internasional tahap kedua.

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Rabu pagi bergerak menguat lima poin ke posisi Rp9.030 dibanding sebelumnya Rp9.035 per dolar AS.

"Keberhasilan Yunani mendapatkan paket 'bailout' internasional tahap kedua mendorong nilai tukar euro menguat dan berimbas ke rupiah meski tipis," kata analis Monex Investindo Futures, Johanes Ginting di Jakarta, Rabu.

Selain itu pernyataan menteri keuangan Yunani yang menyebutkan jika penawaran resmi untuk 'swap' obligasi akan dilakukan pada akhir minggu ini juga menjadi faktor pendorong.

Dia mengatakan pelaku pasar memperkirakan apresiasi nilai tukar domestik masih akan terbatas dikarenakan hasil positif itu telah diperkirakan sebelumnya oleh banyak kalangan dan sebagian besar telah diantisipasi menjelang akhir pekan lalu.

"Masih banyaknya rintangan yang harus dilalui sebelum Yunani dapat keluar dari fokus utama pasar Eropa dan belum terselesaikannya krisis secara keseluruhan akan tetap membebani Euro dalam jangka pendek," katanya.

Analis pasar uang Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih menambahkan, akhirnya Yunani mendapatkan dana talangan kedua senilai 130 miliar euro (170 miliar dolar AS) setelah dana moneter internasional (IMF), bank sentral Eropa (ECB), dan Uni Eropa (UE) menandatangani persetujuan itu.

"Sebagai gantinya, Yunani harus memangkas defisit anggaran dengan menurunkan keuntungan pensiun, upah minimum, pengeluaran kesehatan dan pertahanan, mengurangi jumlah pegawai negeri, menjual aset," ujarnya.

Ia mengatakan, kendati untuk saat ini masalah Yunani cukup teratasi, tetapi UE masih terbelit utang yang akut dan masih menjadi ketidakpastian pasar global dimasa mendatang.(ant/hrb)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Close