ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 20 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Multipolar Technology akan Lepas 20% Saham
Senin, 17 Juni 2013 | 23:35

JAKARTA- PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) akan melepas kepemilikan saham kepada publik (initial public offering/IPO) sebesar 20% dari modal disetor atau sekitar 375 juta lembar saham dengan dana yang akan diraih sekitar Rp159,37 miliar-Rp187,5 miliar.

"Listing (pencatatan) saham di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan pada 8 Juli 2013. Sementara harga saham pada masa penawaran pada kisaran Rp400-Rp450 per lembar," kata Presiden Direktur MPLT Harijono Suwarno, di sela Due Diligence dan Public Expose di Jakarta, Senin.

Dalam pelaksanaan IPO tersebut, MPLT menunjuk PT Ciptadana Securities sebagai penjamin pelaksana emisi (underwriter), dengan proses penetapan harga yang dimulai 17-21 Juni 2013.

Menurut Harijono, MLPT optimistis penawaran umum saham perdana ini, akan mendapat tanggapan positif dari calon investor, sejalan prospek bisnis perseroan yang didukung semakin meningkatnya kebutuhan pelanggan akan produk teknologi.

"Prospek usaha di bidang IT saat ini sangat positif terutama didorong banyaknya perusahaan yang melakukan transformasi bisnis dengan memanfaatkan teknologi," ujarnya.

Dijelaskan, sektor telekomunikasi yang berkembang pesat tentu mebuuthkan solusi IT untuk meningkatkan kapasitas layanan. Sementara di sektor perbankan dengan adanya kecenderungan beralih ke consumer banking akan mendorong belanja IT untuk investasi baru.

Sementara itu Direktur Keuangan MPLT Anny Untar mengatakan dana hasil IPO yang akan diperoleh perusahaan sebesar 28% atau sekitar Rp52,36 miliar akan dialokasikan untuk belanja modal dalam kurun waktu 2013-2014 yaitu pengembangna usaha antara lain pembelian gedung, inventaris kantor, dan aset seperti peralatan IT.

Selanjutnya sebesar Rp46,5 miliar dialokasikan untuk membayar utang kepada pemegang saham yaitu PT Multipolar Tbk yang akan jatuh tempo 30 Desember 2013.

Selebihnya untuk modal kerja seperti biaya operasional berupa pembelian persediaan, gaji karyawan, biaya administrasi, biaya perluasan ruang kerja, biaya pemeliharaan kantor, pembayaran jasa konsultan, pengadaan peralatan kerja dan biaya lainnya.

Dengan pelaksanaan IPO tersebut, pendapatan perusahaan pada 2013 diproyeksikan mencapai Rp1,64 triliun, naik dari 2012 sebesar Rp1,34 triliun. Sedangkan laba bersih 2013 diperkirakan menembus sekitar Rp50,6 miliar melonjak dari laba bersih 2013 yang mencapai Rp28,51 miliar.

Sementara itu Direktur Ciptadana Securities John Teja mengatakan, harga valuasi saham MPLT yang ditawarkan sebesar Rp425-Rp500 per lembar masih sangat menarik.

Dengan harga sebesar itu rasio harga saham terhadap laba bersih (price earning ratio/PER) saham MPLT sebesar 12,6X hingga 14,6X, jauh lebih rendah dibanding PER industri sejenis saham di pasar modal yang berada pada kisaran 20 kali.

"Intinya saham MPLT masih sangat menarik, karena memiliki peluang kenaikan harga dalam kisaran yang sangat tinggi," ujar John. (ant/gor)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close