ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL WAWANCARA COSMOPOLITAN
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 22 Mei 2012
Pencarian Arsip

IHSG Kamis Dibuka Melemah 13,62 Poin
Kamis, 23 Februari 2012 | 10:03

JAKARTA- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/2) dibuka melemah 13,62 poin atau 0,34% searah dengan bursa saham kawasan regional yang bergerak dalam area negatif.

IHSG BEI dibuka turun 13,62 poin atau 0,34% ke posisi 3.901,41. Indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 3,47 poin atau 0,50 persen ke posisi 690,52 poin.

"Bursa Asia pagi ini bergerak terkoreksi, hal itu memfaktorkan penurunan data manufaktur di Eropa dan data penjualan rumah AS yang lebih rendah dari estimasi," ujar Kepala Riset Samuel Sekuritas, Christine Salim di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan, data indeks purchasing manager Uni Eropa di bulan Januari secara mengejutkan turun ke level 49,7 ditambah dengan penurunan data manufaktur Jerman di bulan Februari. Data existing home sales AS di bulan Januari juga lebih rendah dari estimasi.

Ia menambahkan, sinyal dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dengan kisaran Rp500-1500 diperkirakan akan direspon negatif oleh pasar seiring kembali naiknya ekspektasi inflasi mendatang.

Analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono menambahkan, melonjaknya harga minyak mentah di pasar internasional ke tingkat tertinggi dalam sembilan bulan terakhir menjadi sentimen negatif IHSG.

Ia mengatakan, pemerintah dalam beberapa kali kesempatan mengungkapkan rencana kenaikan harga BBM bersubsidi jika harga minyak mentah menembus level 115 dolar AS per barel.

Ia menambahkan, opsi kenaikan harga BBM bersubsidi menurut Pemerintah tidak bisa dihindari. Pasar merespon negatif adanya wacana itu, meski beberapa sektor seperti pertambangan dan perkebunan diuntungkan oleh apresiasi harga komoditas di pasar internasional.

"Kami melihat harga minyak mentah serta perkembangan krisis hutang Eropa masih akan membayangi pergerakan indeks BEI dalam jangka pendek," katanya.

Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng melemah 171,31 poin (0,79%) ke level 21.377,97, indeks Nikkei-225% 4,72 poin (0,05%) ke level 9.549,28 dan Straits Times menguat 13,43 poin (0,45%) ke level 2.982,16.(ant/hrb)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Close