ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 20 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Freeport Setor Deviden Rp1,5 Triliun
Kamis, 28 Juni 2012 | 12:32

JAKARTA-PT Freeport Indonesia berencana membayar deviden tahun 2012 kepada negara sebesar Rp1,5 triliun, deviden ini turun 14,77% dibandingkan dengan tahun lalu Rp1,76 triliun.

Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam salinan rapat kerja bersama Komisi VI DPR-RI di Jakarta, Selasa malam (27/6) menyebutkan Freeport pernah membayarkan deviden lebih besar yakni Rp2,09 triliun pada 2009, namun 2010 setorannya turun 27,75% menjadi Rp1,51 triliun.

"Kemungkinan Freeport tidak akan bisa memberikan deviden sebesar yang diproyeksikan karena mempertimbangkan situasi yang ada saat ini di Papua," ujarnya.

Dia mengatakan sebagian besar kontribusi dividen dari kepemilikan pemerintah di perusahaan minoritas disumbangkan oleh Freeport. Selain di Freeport, pemerintah mempunyai saham minoritas di PT Socfindo dan PT Indosat Tbk.

"Dengan kontribusi dividen dari kepemilikan minoritas, dividen BUMN tahun 2012 tercatat sebesar Rp30,78 triliun," kata Dahlan.

Pada tahun depan, pemerintah mengusulkan deviden BUMN sebesar Rp31,1 triliun. Setoran ini dapat meningkat menjadi Rp32,645 triliun bila Freeport membayar devidennya pada tahun yang sama.

Sementara itu, untuk deviden tahun buku 2012 yang dibayarkan 2013, Socfindo dan Indosat akan berkontribusi masing-masing Rp100 miliar dan Rp80 miliar.

Dahlan juga mengharapkan deviden interim BUMN pada tahun anggaran 2013 ditiadakan.

Semua BUMN akan ditarik deviden, kecuali BUMN yang membukukan rugi berjalan, BUMN dengan kondisi tertentu yang dibatasi oleh regulasi, serta BUMN dengan kebutuhan dana dalam rangka pengembangan usaha. (at/hrb)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close