BEI Targetkan IPF Terbentuk Tahun Ini
Kamis, 23 Februari 2012 | 15:36
Komisaris Utama I Nyoman Tjager (kanan ) berbincang dengan Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito (kiri), disaksikan Direktur BEI Frederica Widyasari Dewi, Direktur Eddy Sugito, serta mantan Komisaris Mustopa, usai pelaksanaan RUPS tahunan BEI di Jakarta, Rabu (8/6). Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia Tbk (BEI) masih melanjutkan program pendirian Lembaga Penjamin Dana Nasabah atau "Investor Protection Fund" (IPF) yang ditargetkan selesai pada 2012.
"Ditargetkan IPF selesai tahun ini," ujar Direktur Pengembangan BEI, Friederica Widyasari Dewi, di Jakarta, Kamis.
Ia mengaku, BEI saat ini tengah menunggu nama konsultan asing yang ditunjuk dari Asian Development Bank (ADB) dalam membantu persiapan hal-hal teknis sebelum terbentuknya IPF.
"Proses bidding (penawaran) sudah dilakukan. Dari tiga nama calon (konsultan asing), ADB sudah menentukan pilihannya. Tapi belum bisa sebut namanya sekarang. Minggu depan rencananya baru diumumkan secara resmi. Sejauh ini kami masih sangat yakin semua proses akan bisa selesai sebelum akhir tahun. Jadi benar-benar sesuai target," ujar dia.
Seraya menunggu konsultan asing itu, BEI kini tengah memilih beberapa konsultan dari dalam negeri yang nantinya akan membantu konsultan asing dalam hal persiapan pendirian IPF.
Proses penunjukan konsultan itu, Friederica memperkirakan, selesai pada Maret 2012 mendatang. Setelah itu, konsultan-konsultan yang telah ditunjuk akan berkoordinasi untuk mempersiapkan segala keperluan pendirian IPF, mulai dari sistem pengajuan klaim, form-form yang harus dilengkapi sampai penataan mekanisme yang ada di dalam internal IPF sendiri.
Sebelumnya, Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK), Nurhaida mengharapkan, pendirian IPF dapat diselesaikan sebelum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terbentuk.
"Kami terus memantau perkembangannya pendirian IPF. Yang pasti sebelum OJK terbentuk IPF harus sudah ada. Targetnya memang di 2012. Mudah-mudahan bisa selesai," ujar dia. (ant/gor)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Aksi Jual Investor Asing Hempaskan IHSG
Saham Right Issue Metrodata Ditawarkan Rp115
Sentimen Negatif Regional Penghambat Gerak IHSG
Minna Padi Raih Laba Rp31,708 Miliar
Kondisi Global Masih Bayangi Pergerakan IHSG
Waskita Karya Seleksi Lembaga Penunjang IPO
IHSG Senin Dibuka Melemah Mengikuti Bursa Global
Penetapan Sasaran Inflasi Harus Konsisten