ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL WAWANCARA COSMOPOLITAN
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 22 Mei 2012
Pencarian Arsip

BEI Targetkan IPF Terbentuk Tahun Ini
Kamis, 23 Februari 2012 | 15:36

Komisaris Utama I Nyoman Tjager (kanan ) berbincang dengan Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito (kiri), disaksikan Direktur BEI Frederica Widyasari Dewi, Direktur Eddy Sugito, serta mantan Komisaris Mustopa, usai pelaksanaan RUPS tahunan BEI di Jakarta, Rabu (8/6).  Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN Komisaris Utama I Nyoman Tjager (kanan ) berbincang dengan Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito (kiri), disaksikan Direktur BEI Frederica Widyasari Dewi, Direktur Eddy Sugito, serta mantan Komisaris Mustopa, usai pelaksanaan RUPS tahunan BEI di Jakarta, Rabu (8/6). Foto: Investor Daily/EKO S HILMAN

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia Tbk (BEI) masih melanjutkan program pendirian Lembaga Penjamin Dana Nasabah atau "Investor Protection Fund" (IPF) yang ditargetkan selesai pada 2012.

"Ditargetkan IPF selesai tahun ini," ujar Direktur Pengembangan BEI, Friederica Widyasari Dewi, di Jakarta, Kamis.

Ia mengaku, BEI saat ini tengah menunggu nama konsultan asing yang ditunjuk dari Asian Development Bank (ADB) dalam membantu persiapan hal-hal teknis sebelum terbentuknya IPF.

"Proses bidding (penawaran) sudah dilakukan. Dari tiga nama calon (konsultan asing), ADB sudah menentukan pilihannya. Tapi belum bisa sebut namanya sekarang. Minggu depan rencananya baru diumumkan secara resmi. Sejauh ini kami masih sangat yakin semua proses akan bisa selesai sebelum akhir tahun. Jadi benar-benar sesuai target," ujar dia.

Seraya menunggu konsultan asing itu, BEI kini tengah memilih beberapa konsultan dari dalam negeri yang nantinya akan membantu konsultan asing dalam hal persiapan pendirian IPF.

Proses penunjukan konsultan itu, Friederica memperkirakan, selesai pada Maret 2012 mendatang. Setelah itu, konsultan-konsultan yang telah ditunjuk akan berkoordinasi untuk mempersiapkan segala keperluan pendirian IPF, mulai dari sistem pengajuan klaim, form-form yang harus dilengkapi sampai penataan mekanisme yang ada di dalam internal IPF sendiri.

Sebelumnya, Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK), Nurhaida mengharapkan, pendirian IPF dapat diselesaikan sebelum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terbentuk.

"Kami terus memantau perkembangannya pendirian IPF. Yang pasti sebelum OJK terbentuk IPF harus sudah ada. Targetnya memang di 2012. Mudah-mudahan bisa selesai," ujar dia. (ant/gor)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Close