ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 20 April 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Aksi Jual Asing Penekan IHSG
Jumat, 25 Mei 2012 | 13:56

JAKARTA- Aksi jual investor asing di bursa Indonesia membuat Indeks Harga Gaham Gabungan pada sesi I, Jumat (25/5), mengalami tekanan hebat dan berada di zona merah.

Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan di Jakarta, Jumat, nilai tukar rupiah yang menembus Rp9.515 memicu asing melakukan aksi jual saham-saham di bursa domestik.

"Yang terkena dampak paling besar adalah saham sektor perbankan, emiten yang produknya berdenominasi dolar dan emiten yang mempunyai utang dalam bentuk dolar dalam porsi besar," ujarnya.

Menurut Edwin, Bank Indonesia sepertinya harus secepatnya melakukan intervensi mengenai kondisi rupiah ini untuk menenangkan pasar domestik sehingga aksi jual tidak berlanjut kembali.

Tercatat seluruh sektor saham mengalami pelemahan antara dipimpin industri dasar 3,6 persen, keuangan 3 persen dan infrastruktur 2,6 persen.

Pada perdagangan sesi I, Jumat, IHSG melemah 92,23 poin (2,32 persen) ke level 3.892,64, sedangkan indeks saham unggulan LQ45 anjlok 18,02 poin (2,68 persen) ke level 656,08.

Perdagangan berjalan dengan frekuensi transaksi mencapai 66.074 kali pada volume 11,089 juta lot saham senilai Rp2,06 triliun. Sebanyak 23 saham naik, 251 saham turun dan 48 saham tidak bergerak.

Untuk saham yang mengalami pelemahan antara lain PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp1.500 menjadi Rp66.250, PT United Tractors Tbk (UNTR) merosot Rp950 menjadi Rp24.300 dan PT Indomobil Sukses International Tbk (IMAS) melemah Rp900 menjadi Rp15.800.

Sementara sektor saham yang mengalami penguatan meliputi PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) menanjak Rp600 menjadi Rp12.500, PT Gudang Garam Tbk (GGMR) menguat Rp100 menjadi Rp60.450 dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp60 menjadi Rp53.200. (ant/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close