2013, Gaji PNS Naik 7%
Kamis, 16 Agustus 2012 | 23:05
Antikorupsi untuk PNS. Karikatur Investor Daily 18 April 2012 JAKARTA - Pemerintah akan menaikkan gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS), TNI dan Polri serta pensiunan sebesar tujuh persen pada 2013. "Besaran kenaikannya mengacu pada tingkat inflasi," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menyampaikan keterangan pemerintah atas RAPBN 2013 dan nota keuangannya dalam rapat paripurna DPR di Jakarta, Kamis.
Presiden mengatakan, pemerintah juga akan meneruskan kebijakan pemberian gaji ke-13 bagi PNS, TNI, Polri, dan pensiunan yang dibayarkan pada tahun ajaran baru. "Pemerintah merencanakan kenaikan gaji para hakim ke tingkat yang lebih baik sepadan dengan tugas dan tanggung jawabnya," katanya.
Menurut Presiden, perbaikan kesejahteraan aparatur negara merupakan bagian dari kelanjutan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan.
Dalam RAPBN 2013, pemerintah mengalokasikan anggaran belanja pegawai sebesar Rp241,1 triliun. Jumlah tersebut meningkat Rp28,9 triliun atau 13,6 persen dari pagu belanja pegawai dalam APBN Perubahan 2012.
"Dalam rangka menuntaskan pelaksanaan program reformasi birokrasi pada kementerian negara atau lembaga, peningkatan alokasi belanja pegawai itu, juga kita rencanakan untuk anggaran remunerasi," kata Presiden Yudhoyono.
Pemerintah merencanakan total pendapatan dalam RAPBN 2013 sebesar Rp1.507,7 triliun dengan anggaran belanja Rp1.657,9 triliun yang berarti mengalami defisit sebesar Rp150,2 triliun atau 1,6 persen dari PDB. Nilai defisit tersebut turun dari APBN P 2012 sebesar 2,23 persen dari PDB.
RABPN 2013 disusun berdasarkan asumsi pertumbuhan ekonomi 6,8 persen, laju inflasi 4,9 persen, suku bunga Surat Perbendaharaan Negara untuk 3 bulan lima persen, harga minyak 100 dolar per barel, lifting minyak 900.000 barel per hari, dan lifting gas 1,36 juta barel setara minyak per hari. (tk/ant)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
RAPBN-P 2013 untuk Jaga Stabilitas Makro
BBM Naik, Pemerintah Siapkan Kompensasi Rp 30,1 Triliun
Indonesia Harus Serius Kembangkan Inovasi Teknologi
Jamsostek Tambahkan Manfaat pada Program Kepesertaan
Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi 2014 6,4-6,9% Remarkable
Dahlan Iskan: BUMN Lokomotif Pembangunan EKonomi
Target Penerimaan Pajak Turun Rp 55,1 T
Mei Diperkirakan Kembali Terjadi Inflasi
Bappenas: BLSM Sangat Membantu Masyarakat Kurang Mampu
Gita Wirjawan Saksikan Pemusnahan Barang Ilegal Rp2,7 Miliar