KONFLIK ANTARMASYARAKAT
Ribuan Warga di India Melarikan Diri
Sabtu, 18 Agustus 2012 | 22:49
Warga minoritas di kota Bangalore, timur laut India, menyemut di peron stasiun menunggu kereta api tujuan Guwahati pada Kamis (16/8). Mereka memilih pergi menyusul beredarnya rumor serangan balasan dari umat muslim, akibat serangan oleh kelompok penduduk asli yang menewaskan sekitar 75 orang dan membuat 400 ribu warga mengungsi. Foto: AFP PHOTO/Manjunath KIRAN NEW DELHI – Ribuan warga di India terus melarikan diri dari Mumbai, Bangalore, dan kotakota lainnya pada Jumat (17/8). Mereka khawatir menjadi sasaran serangan balasan umat muslim, menyusul aksi kekerasan terhadap warga muslim di negara bagian Assam oleh kelompok penduduk asli Bodo.
Perusahaan kereta api sampai menyiapkan kereta tambahan dari Bangalore dan kotakota lain untuk mengangkut warga. Laporan media setempat menyebutkan, per Jumat sudah 15 ribu warga dari kotakota di bagian selatan dan barat, termasuk Mumbai dan Pune, juga memilih pergi.
Sebanyak 6.000 tiket habis terjual sejak Rabu (15/8) petang. Perdana Menteri (PM) India Manmohan Singh memberikan jaminan bahwa kaum migrant di wilayah timur laut tetap aman. Negara bagian Assam terletak di wilayah ini.
“Persatuan negara ini menjadi taruhannya, begitu juga harmoni masyarakat. Saya menjamin kami akan berbuat segalanya untuk menjamin keselamatan sahabat, anak-anak, dan warga kita di wilayah timur laut dan di manapun mereka tinggal di negeri ini,” tutur Singh.
Baca selengkapnya di Investor Daily versi digital di
http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Investor Makin Optimistis terhadap Ekonomi Jepang
Tidak Ada Pembatasan Komoditas Indonesia
Jet Tempur Mirage 2000 Taiwan Jatuh di Laut
Pria Bersenjata Serang Pos Polisi di Irak Barat
Yahoo Resmi Akuisisi Tumblr Senilai US$ 1,1 Miliar
PBB Sarankan Korea Utara tak Lakukan Uji Rudal
WNI Selamat dari Bencana Tornado di Oklahoma AS
Harga Minyak Turun di Perdagangan Asia