Presiden Sampaikan Penghargaan pada Dubes
Kamis, 23 Februari 2012 | 10:13
presiden sby JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis (23.2), dijadwalkan memberikan pengarahan kepada para peserta rapat kerja Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri.
Raker Kemenlu itu diikuti 85 Duta Besar, 28 Konsul Jenderal, empat Konsul serta tiga Kuasa Usaha Ad-Interim dari 88 negara, diselenggarakan di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri.
Sementara itu Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dalam sambutannya saat membuka Rapat Kerja 2012 itu awal pekan ini mengatakan bahwa perubahan di dunia internasional yang terjadi dengan pesat dan cepat, seperti yang terjadi di Afrika Utara, perkembangan proses perdamaian di Timur Tengah, ancaman pecahnya konflik di sekitar Selat Hormutz, Irak dan Afghanistan, serta peluang konflik di Laut China Selatan, ketidakpastian global dan regional bisa mengancam potensi yang dimiliki Indonesia.
"Kita perlu menjadi 'agent of change', agen perubahan, (yang) cakap dan antisipatif mendorong perubahan ke arah yang lebih baik," kata Menlu sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemlu.
Manfaat Rapat Kerja 2012 itu adalah untuk mengidentifikasikan hal-hal yang sudah berjalan baik, pada saat yang sama mengidentifikasikan hal-hal yang masih bisa ditingkatkan menjadi lebih baik lagi, peluang-peluang dan hambatan-hambatan yang ada serta mengkonsolidasikan raihan yang telah dicapai, melakukan overview secara komprehensif sehingga kinerja menjadi lebih efektif.(ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!