ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL WAWANCARA COSMOPOLITAN
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 Mei 2012
Pencarian Arsip

Euro Melemah Terhadap Yen
Selasa, 21 Februari 2012 | 10:34

TOKYO- Euro melemah terhadap yen di perdagangan Asia Selasa (21/2) karena para investor masih dalam kekhawatiran menunggu hasil pembicaraan zona euro mengenai persetujuan dana talangan baru bagi Yunani.

Euro dipindahtangankan pada posisi 1,3224 dolar dan 105,43 yen pada perdagangan pagi di Tokyo dibanding dengan 1,3237 dolar dan 105,36 yen di London pada penutupan Senin.

Dolar melemah sedikit menjadi 79,73 yen dibanding 79,59 yen. Pasar-pasar New York di mana ditutup untuk liburan publik.

Para pedagang terus mengamati mengenai Brussels di mana para menteri keuangan masih melakukan pertemuan tertutup menjelang beberapa jam pertemuan pada Selasa.

Sementara bursa Eropa Senin mencatat penguatan seiring dengan pertemuan menteri-menteri keuangan Eropa di Brussels membahas dana talangan Yunani.

Pada perdagangan Senin bursa Wall Street ditutup hari besar "President Day", sementara indeks berjangka AS juga menguat mengikuti perkembangan yang terjadi di Eropa dan Asia.

Pertemuan para menteri keuangan masih berjalan hingga saat ini, guna membicarakan kontrol yang lebih ketat terhadap anggaran dan rasio utang Yunani.

Topik itu merupakan syarat bagi Yunani mendapatkan dana bantuan internasional. Sebelumnya Yunani juga sudah menyanggupi penghematan anggaran sebesar 325 miliar euro.

Seorang dealer senior pada sebuah bank terkemuka Jepang mengatakan "euro kemungkinan akan mendapat dorongan kuat" jika kesepakatan ditandatangani.(ant/hrb)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Semua Bisa Jadi Investor
Close