Banjir di Filipina, 250 Ribu Orang Mengungsi
Rabu, 8 Agustus 2012 | 7:18
Warga tampak menunggu keluarga mereka yang ditolong, di ujung jalan yang tergenang banjir, di desa Tumana, Marikina, pinggir Manila, 7 Agustus 2012. Filipina diguyur hujan deras di sejumlah wilayah di ibu kota negara itu, yang memicu banjir dan memaksa 200 ribu warganya mengungsi. Foto: AFP PHOTO / TED ALJIBE MANILA – Sebanyak lima orang dilaporkan tewas dan tujuh lainnya hilang saat hujan deras melanda ibu kota Filipina, Manila, Selasa (7/8). Sesuai penjelasan pemerintah setempat, sejumlah area di Manila telah terendam banjir. Akibatnya, lebih dari 250 ribu warga terpaksa meninggalkan rumah mereka karena genangan air yang semakin tinggi.
Presiden Filipina Benigno Aquino menyatakan bahwa pemerintahnya akan melakukan segala upaya untuk mengatasi musibah ini. “Setiap orang semestinya dapat melakukan apa yang seharusnya dia lakukan,” ujar Presiden Aquino pada sejumlah wartawan setelah bertemu dengan pejabat pertahanan sipil.
Sekolah-sekolah, pasar keuangan, dan kantor pemerintahan maupun swasta yang ada di Manila, yang berpenduduk 15 juta jiwa, terpaksa ditutup. Di sejumlah area dilaporkan ketinggian air sudah mencapai leher.
Warga harus menginap di beberapa tempat yang dianggap aman, seperti sekolah, ruang olahraga, dan gedung-gedung pemerintah saat terjadi hujan deras.
Baca selengkapnya di Investor Daily versi digital di
http://www.investor.co.id/pages/investordailyku/paidsubscription.php
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Minyak Turun Setelah Pernyataan Bernanke di Kongres
Emas Jatuh karena Pernyataan Bernanke Bervariasi
Kesenjangan Ekonomi Meningkat di Asia-Pasifik
Kesaksian Bernanke Angkat Saham Eropa
Bernanke Ingatkan Pengetatan Bisa Gagalkan Pemulihan AS
Emas Naik karena Dolar Melemah dan Pasar Saham Jatuh
Kerusuhan di Stockholm Swedia Belum Bisa Diatasi
Yen Menguat Setelah Saham Jepang Dilanda Aksi Jual