ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 20 Juni 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Tiga Titik Kemacetan di Jalur Surabaya-Bojonegoro
Sabtu, 18 Agustus 2012 | 12:37

Ratusan kendaraan terjebak kemacetan total di ruas jalan tol Jagorawi menuju puncak di Gadog, Bogor, Jabar. Foto: Investor Daily/ ANTARA/Jafkhairi/Koz/Spt/12 Ratusan kendaraan terjebak kemacetan total di ruas jalan tol Jagorawi menuju puncak di Gadog, Bogor, Jabar. Foto: Investor Daily/ ANTARA/Jafkhairi/Koz/Spt/12

SURABAYA- Kemacetan terjadi di tiga titik di jalur utama Surabaya - Bojonegoro pada H-1 Lebaran 2012, yakni di Pasar Sukodadi atau stasiun kereta api (KA) Sukodadi Lamongan, Pasar Babat Lamongan, dan Pasar Sumberjo Bojonegoro.

"Paling macet di Pasar Babat," kata salah seorang pengendara roda empat yang hendak menuju Babat, Zaki.

Posisi Pasar Babat yang berada di kilometer 37 dari arah barat Kota Lamongan hampir setiap Lebaran selalu terjadi kemacetan lalu lintas. Sebab, dari jalur itu, kendaraan akan terpecah ke Kecamatan Widang, Tuban, kemudian ke Kecamatan Baureno, Bojonegoro, juga ke Kota Lamongan serta ke arah Jombang.

"Mungkin juga ini hari terakhir Ramadhan. Jadi pasar ramai sehingga macet seperti ini," katanya.

Meski renovasi Pasar Babat baru selesai dikerjakan dan ada pelebaran jalan depan pasar, masih terjadi kemacetan di kawasan tersebut.

Selain itu, lanjut dia, di Pasar Babat juga dijadikan tempat transit atau naik turunya penumpang bus jurusan Jombang-Tuban, Surabaya-Bojonegoro.

Hal sama juga diungkapkan pengendara motor lainnya, Sariati. Ia mengatakan bahwa sudah menjadi kebiasaan jika di Pasar Babat selalu macet.

"Sudah biasa mas di sini macet. Hari hari biasa aja macet apalagi bertepatan Hari Lebaran," ujarnya,

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Lamongan, AKP Paulus Sujatmiko, mengatakan pihaknya telah mengantisipasi kemacetan di Babat dengan menurunkan sekitar 50 personel. (ant/gor)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close