ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 19 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Puncak Arus Mudik di Soekarno-Hatta Diperkirakan H-3
Rabu, 15 Agustus 2012 | 23:28

Sejumlah kendaraan parkir di salah satu terminal di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, baru-baru ini.  Foto ilustrasi: Investor Daily/EKO S HILMAN Sejumlah kendaraan parkir di salah satu terminal di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, baru-baru ini. Foto ilustrasi: Investor Daily/EKO S HILMAN

JAKARTA- PT Angkasa Pura II memperkirakan puncak arus mudik melalaui Bandara Soekarno-Hatta akan terjadi pada H-3 Lebaran atau Kamis (16/8).

"Kami memperkirakan jumlah penumpang yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta ke berbagai kota tujuan dan sebaliknya yang tiba dari berbagai asal ke Jakarta menjelang lebaran tahun ini akan mengalami peningkatan hingga 14%," kata Direktur Operasi dan Teknik PT Angkasa Pura II, Salahuddin Rafi, di sela peninjauan Komisi VI DPR yang dipimpin ketua komisinya, Airlangga Hartarto ke Bandara Seokarno-Hatta, Jakarta, Rabu.

Anggota Komisi VI DPR yang turut meninjau ke Bandara Soekarno-Hatta adalah Erick Satrya Wardhana (FHanura), Atte Sugandi (FPD), Ferrari Roemawi (FPD), Johny Buyung Saragih (FPD), Imran Muchtar (FPD), Hayani Isman Soetoyo (FPG), Lili Asdjudiredja (FPG), Muhajir (FPAN), dan Lukman Hakim (Gerindra).

Menurut Rafi, volume penumpang yang berangkat dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta selama tiga hari terakhir sekitar 160.000 orang dan jumlah tersebut sudah mengalami peningkatan dibandingkan pada kondisi normal.

Guna mengakomodoasi peningkatan jumlah penumpang, menurut dia, PT Angkasa Pura II menambah jumlah penerbangan dan menambah jadwal penerbangan.

"Kami menambah jumlah dan jadwal penerbangan pada malam hingga pagi yakni mulai pukul 21.00 hingga pukul 05.00, sehingga velume penerbangan pada siang hingga sore tidak bertambah padat," katanya.

Rafi juga mengakui, penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta baik domestik maupun ke mancanegara sudah cukup padat.

Menurut dia, Bandara Soekarno-Hatta memiliki dua landasan atau run away tapi hanya dikendalikan oleh satu menara kontrol. "Hal ini berdampak pemberangkatan pesawat belum begitu efisien, karena masih tertahan sekitar 20 menit untuk persiapan terbang," katanya.

PT Angasa Pura II, kata dia, sedang membangun menara kontrol satu lagu dan akan segera mengoperasikannya, sehingga dua landasan akan dikontrol oleh dua menara kontrol.

Ketua Komisi VI DPR Airlangga Hartarto mengatakan, volume penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta sudah melampaui kapasitas ideal sehingga menjadi padat dan sering crowded terutama di terminal I.

"Kapasitasnya idealnya melayani sekitar 20 juta penumpang per tahun tapi realitasnya sudah melayani sekitar 52 juta penumpang per tahun," katanya.

Karena itu ia menyambut positif adanya rencana penambahan menara control. Menurut dia, tambahan menara itu akan lebih mengefisienkan waktu pemberangkatan pesawat sehingga bisa mengurangi keterlambatan waktu.

Airlangga juga menyambut positif, rencana PT Angkasa Pura II yang akan menambah kapasitas di terminal tiga, sehingga mampu mengakomodasi hingga 62 juta penumpang per tahun. (ant/gor)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close