ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 24 Juli 2014
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook Google+

Kalstar Terbang Perdana di Bandara Sampit
Kamis, 16 Juni 2011 | 15:19

SAMPIT- Pesawat Boeing 737 seri 500 milik maskapai PT Kalstar Aviation melakukan penerbangan perdana di bandar udara Haji Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

"Pesawat dengan kapasitas maksimal 126 penumpang tersebut nantinya akan melayani route penerbangan Sampit-Jakarta Pergi Pulang (PP)," kata Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi, kepada Antara di Sampit, Kamis (16/6).

Dalam penerbangan perdana tersebut pesawat Boeing 737 seri 500 membawa penumpang sebanyak 46 orang dari Jakarta termasuk Assisten Direktur Utama PT Kalstar Aviation Yonnedi, pemilik pesawat Andi Masyhur dan 4  orang pramugari.

Saat ini di bandara Haji Asan Sampit sudah ada 2 maskapai yang melayani penerbangan, yakni PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) dan PT Kalstar Aviation.

Untuk sementara waktu ini pesawat Boeing 737 seri 500 milik maskapai PT Kalstar Aviation hanya melayani route penerbangan Sampit-Jakarta PP dan kedepannya akan melayani route penerbangan Sampit-Surabaya PP.

Dengan bertambahnya maskapai penerbangan di bandara Haji Asan Sampit diharapkan nantinya dapat memenuhi permintaan masyarakat Kotawaringin Timur terhadap jasa transportasi udara.

Menurut Supian Hadi, pemerintah daerah tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang memerlukan jasa transportasi udara.

Pihak managemen PT Kalstar Aviation telah menyatakan kesiapannya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh calon penumpang. dan mereka juga menyampaikan keinginannya untuk terbang pada pagi hari.

Untuk saat ini masih belum bisa karena untuk penerbangan pagi pesawat harus bermalam di bandara Haji Asan Sampit dan saat ini fasilitas untuk itu masih belum tersedia.

"Pemerintah daerah akan berupaya melengkapi fasilitas bandara Haji Asan Sampit secara bertahap, termasuk memperpanjang landasan pacu dari 2.200 meter yang sudah tersedia menjadi 3.500 meter," katanya.

Perpanjangan landasan pacu bandara Haji Asan Sampit rencananya pembangunannya akan dimulai pada 2012 mendatang.

Jumlah maskapai penerbangan yang beroperasi di bandara Haji Asan Sampit nantinya tidak hanya PT MNA dan PT Kalstar Aviation saja karena PT Sriwijaya Air juga telah menyatakan kesiapannya untuk turut meramaikan penerbangan di Kotawaringin Timur.

Dengan semakin banyaknya maskapai penerbangan yang beroperasi di bandara Haji Asan Sampit tentunya masyarakat pengguna transporatsi udara yang akan diuntungkan, sebab harga tiket dan pelayanan akan lebih bersaing.

Dirinya juga menegaskan penambahan maskapai tidak akan mempengaruhi kontrak kerjasama operasional (KSO) antara Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dengan PT MNA.

"Kontrak KSO pemerintah daerah dengan PT MNA akan tetap jalan sesuai perjanjian," terangnya.(*/hrb)


Google+


Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!