ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 20 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

INKA dan Bombardier Incar Pasar Lokomotif Asia
Rabu, 15 Agustus 2012 | 18:47

Sejumlah pekerja berada tak jauh dari gerbong kereta api yang akan diangkut mengunakan kapal MV Haugaard Scan tujuan Malaysia di Terminal Jamrud Utara Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jatim, Kamis (12/7). Menurut Humas PT Industri Kereta Api (INKA), Fathur Rosyid, PT INKA Madiun, Jatim mengekspor delapan unit kereta penumpang ke Perusahaan Operator Kereta milik Pemerintah Diraja Malaysia. (sumber: Antara) Sejumlah pekerja berada tak jauh dari gerbong kereta api yang akan diangkut mengunakan kapal MV Haugaard Scan tujuan Malaysia di Terminal Jamrud Utara Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jatim, Kamis (12/7). Menurut Humas PT Industri Kereta Api (INKA), Fathur Rosyid, PT INKA Madiun, Jatim mengekspor delapan unit kereta penumpang ke Perusahaan Operator Kereta milik Pemerintah Diraja Malaysia. (sumber: Antara)

MADIUN - PT Industri Kereta Api (INKA) Persero dan pabrikan spesialis lokomotif Jerman, Bombardier Transportation AG, mengincar pasar lokomotif di kawasan Asia.

Humas PT INKA Fathor Rasid mengatakan, incaran itu diwujudkan dengan bersatunya kedua perusahaan tersebut menjadi rekan kerja dan mengikuti tender lokomotif internasional di Malaysia dan Bangladesh baru-baru ini.

"Kerja sama pembuatan lokomotif antara PT INKA dan Bombardier Transportation nantinya merupakan yang pertama kali dilakukan. Selama ini kerja sama yang dijalani oleh keduanya hanya untuk pembuatan gerbong dan KRDE," katanya di Madiun, Rabu.

Ia berharap, INKA dan Bombardier dapat memenangi tender pengerjaan proyek lokomotif di negeri jiran tersebut.

Menurut dia, proses tender saat ini masih berlangsung dan belum ada pengumuman siapa pemenangnya. Adapun tender lokomotif tersebut diikuti oleh banyak perusahaan lainnya yang berskala internasional.

Rasid menjelaskan, kerja sama tersebut berdasar dari kebutuhan lokomotif di Asia sangat besar. Hal itu mendorong Bombardier tertarik untuk dapat memasok dan memasarkan lokomotif buatannya di kawasan ini. Malaysia dan Bangladesh kini membutuhkan masing-masing sekitar 70 lokomotif.

"Hal tersebut menjadi peluang bisnis bagi Bombardier yang ditunjang dengan produk lokomotif buatannya yang telah dikenal tangguh di pasar internasional. Suatu kebanggaan INKA bisa menjadi rekanannya," kata dia.

Selain itu, melihat kebutuhan lokomotif yang tinggi di Asia, Bombardier ingin "merangkul" INKA agar bisa merealisasikan strategi pemasarannya di Asia.

"Diharapkan, ke depannya nanti Bombardier Transportation AG akan terus menggandeng INKA untuk mengembangkan bisnisnya," kata Fathor Rasid.

Dulu, jelas Rasid, pernah ada alih teknologi dari Bombardier Transportation AG ke PT INKA. Namun seiring kemajuan, saat ini seluruh produk yang dihasilkan INKA telah 100 persen buatan PT INKA sendiri.

Data Humas PT INKA mencatat, secara keseluruhan, kontrak kerja yang digarap PT INKA tahun ini antara lain, kereta ekonomi AC pesanan Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan sebanyak 50 unit dengan nilai kontrak mencapai Rp 175 miliar.

Selain itu, satu unit kereta rel diesel Indonesia (KRDI), 24 unit kereta rel diesel elektrik (KRDE), kereta rel listrik (KRL) yang mencapai 10 unit, dan lokomotif sebanyak tiga unit.

Untuk pasar ekspor, INKA menggarap kereta pesanan Malaysia sebanyak 16 unit dengan nilai kontrak mencapai hampir 5 juta dolar Amerika Serikat serta kereta pesanan Singapura sebanyak 20 unit gerbong barang yang berjenis "wheel wagon" dan "flat wagon".

Adapun pesanan di luar kereta api, tahun ini, PT INKA menggarap pesanan non-kereta api berupa "busway" sebanyak 21 unit yang merupakan pesanan dari Jakarta. (tk/ant)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close