ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 19 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Dishub DKI: Pemudik Motor Mulai Beralih ke Bus
Sabtu, 18 Agustus 2012 | 15:07

JAKARTA- Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan peningkatan drastis pemudik yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan menunjukkan bahwa pemudik bermotor mulai melirik bus.

"Itu menunjukkan bahwa sosialisasi melalui berbagai media massa supaya masyarakat mudik menggunakan bus daripada menggunakan sepeda motor membuahkan hasil," kata Udar Pristono saat meninjau pelaksanaan angkutan mudik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Sabtu.

Udar mengatakan mudik menggunakan sepeda motor memiliki risiko tinggi karena dalam beberapa jam saja pengendara sudah mulai merasa capek. Karena itu, dia menyarankan supaya masyarakat mudik menggunakan bus.

Menurut data angkutan Lebaran di Posko Mudik Terpadu Terminal Kampung Rambutan, pada 17 Agustus atau H-2 periode Jumat pukul 07.00 hingga Sabtu pukul 07.00, jumlah pemudik yang berangkat mencapai 32.700 orang.

H-2 menjadi puncak arus mudik di Terminal Kampung Rambutan meningkat 44,4 persen dibandingkan puncak arus mudik tahun lalu yang terjadi pada H-3 sebanyak 22.648 pemudik.

Selain beralihnya pemudik bermotor ke angkutan bus, Udar juga memperkirakan peningkatan pemudik yang berangkat dari Terminal Kampung Rambutan terjadi karena kebijakan PT KAI yang tidak lagi melayani tiket berdiri untuk kelas ekonomi.

Karena itu, bila beberapa waktu lalu Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) mengeluhkan penurunan pendapatan karena maraknya mudik gratis, Udar mengatakan hal itu tidak sepenuhnya benar.

"Pemudik yang menggunakan bus terbukti meningkat. Selain itu jumlah pemudik yang memanfaatkan mudik gratis tidak terlalu banyak bila dibandingkan total pemudik," katanya. (ant/gor)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close