Tingkat Hunian Hotel DIY Hanya 30-40%
Rabu, 8 Agustus 2012 | 13:36
Hotel Yogyakarta YOGYAKARTA-Tingkat hunian hotel bintang dan nonbintang di Daerah Istimewa Yogyakarta selama bulan puasa hanya mencapai 30 hingga 40%, kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia DIY Istidjab M Danunegoro.
"Menurunnya tingkat hunian hotel tersebut merupakan hal biasa atau rutin tiap tahun saat memasuki bulan puasa. Mulai pekan pertama bulan puasa tingkat hunian sudah menurun," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Istidjab M Danunegoro di Yogyakarta, Rabu (8/8).
Menurut dia, pada saat tingkat hunian rendah, biasanya oleh para pengelola hotel dimanfaatkan untuk kegiatan bakti sosial, misalnya menggelar buka puasa bersama dengan anak-anak panti asuhan, taraweh bersama dan memberikan santunan kepada kaum dhuafa di sekitar hotel.
Selain itu, keadaan seperti itu juga digunakan untuk menata dan membenahi atau mendesain ulang kamar hotelnya, juga melakukan promosi paket kamar dan fasilitas hotel lainnya.
"Kondisi sepi tamu hotel, juga kami gunakan untuk menyiapkan menyambut tamu wisatawan libur lebaran yang diprediksi akan meningkat jumlahnya. Diperkirakan pekan terakhir bulan puasa wisatawan yang mudik sudah mulai berdatangan dan menginap di menginap di di wilayah ini,"katanya.
Menurut dia, sampai dengan 2012, jumlah hotel di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai 1.019 hotel, yang terdiri atas 46 hotel kelas bintang dengan jumlah 4.658 kamar, dan 1.063 hotel kelas melati dan penginapan dengan jumlah 12.672 kamar.
"Dari sejumlah hotel di DIY, terbanyak berada di wilayah Kabupaten Sleman, menyusul Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Gunung Kidul, dan Kabupaten Kulon Progo," katanya. (ant/hrb)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!