ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Senin, 20 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Restoran Manfaatkan Ramadhan Optimalkan Pemasukan
Rabu, 25 Juli 2012 | 8:05

JAKARTA-Pengusaha restoran seharusnya memanfaatkan momentum Ramadhan untuk meningkatkan pelayanan dan konsep penjualan untuk mengoptimalkan pemasukan, kata Ketua Divisi Bidang Restoran Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Susanto Sukarto.

"Ramadhan bersifat "seasonal" (sesuai musim, -red) yang bisa menguntungkan pengusaha di Indonesia. Momen-momen seperti ini seharusnya dimanfaatkan maksimal bukan malah malas-malasan," katanya saat dihubungi di Jakarta, Selasa (24/7).

Susanto tidak menampik jika pada awal Ramadhan, jumlah pengunjung restoran bisa saja menurun, tapi dia mengatakan hal itu hanya sementara.

"Satu atau dua hari awal Ramadhan memang biasanya jumlah pengunjung turun, biasanya mereka ingin buka bersama dengan keluarga, tapi jika sudah beberapa hari ke depannya pengunjung pasti mencari suasana baru ke restoran," katanya.

Ia mengatakan pengusaha restoran harus membuat konsep yang sesuai dengan Bulan Ramadhan agar bisa menarik masyarakat untuk datang.

Kegiatan promosi restoran saat Ramadhan seringkali dengan menyediakan program-program khusus, seperti pemberian tajil gratis, harga promosi untuk kegiatan buka bersama dan lain-lain.

"Pemberian tajil gratis harus terus dipertahankan, jangan pelit, atau sajikan menu-menu baru yang menarik seperti ketupat yang dimodifikasi dengan sate, tapi tetap harus enak," katanya.

Dia juga mengimbau pengusaha agar mengintensifkan promosi program-program restoran selama Ramadhan.

"Jangan pelit untuk promosi, jangan mikirin untung rugi saja, dengan promosi sedikit, impactnya (pengaruh, -red) bagus.

Selanjutnya, Susanto mengatakan pelayanan kepada pelanggan harus terus dtingkatkan. Pemberian minuman atau makanan gratis kepada pelanggan bisa menciptakan loyalitas konsumen, katanya.

"Jagalah langganan anda yang sudah datang, misalnya dengan memberikan gratis minuman dan sebagainya, namun jarang dilakukan pengusaha," katanya.

Selain itu, menurut Susanto suasana restoran juga perlu diperhatikan agar membuat pengunjung merasa "betah".

"Dekorasi restoran sebenarnya yang sederhana saja yang penting cocok dengan para pengunjung," katanya.(ant/hrb)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close