ENERGY INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS AGRIBUSINESS INDUSTRIES, TRADE & SERVICES TELECOMMUNICATION SPORT LIFESTYLE HOTEL AUTOMOTIF TOURISM FAMILY BOOK & CINEMA DINING OUT PROFIL COSMOPOLITAN WAWANCARA
ID Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 22 Mei 2013
Pencarian Arsip
Kunjungi kami di twitter facebook

Wapres Soroti Pembangunan Infrastruktur Mandeg
Rabu, 4 Juli 2012 | 13:08

PONTIANAK-Wakil Presiden Boediono menyoroti masih banyak pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah mandeg karena tidak adanya koordinasi antar dinas dan instansi sehingga mengganggu percepatan pembangunan yang akhirnya mengurangi kesejahteraan masyarakat.

"Banyak proyek infrastruktur mandeg, padahal semua siap seperti biaya, kurang koordinasi antarinstansi seperti cuek soal perizinan," kata Wapres Boediono saat Silaturahim dengan Forkorpimda, pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda se Provinsi Kalbar dan Perwira TNI/Polri di Pontianak, Rabu (4/7).

Hadir dalam acara itu Menteri Perumahan Rakyat Jan Faried, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dagdag, serta Gubernur Kalimantan Barat Cornelis.

Wapres tidak secara spesifik menunjuk proyek-proyek mana dan di daerah-daerah mana yang banyak pembangunan proyek infrastruktur.

Dikatakan Wapres pembangunan sejumlah proyek infrastruktur seperti jembatan dan jalas sebenarnya bisa memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat setempat tapi ternyata mandeg bertahun-tahun sehingga tidak dapat selesai sesuai jadwal.

"Itu terjadi dan apabila ada kejadian itu maka akan pusat kawal dan minta laporan dan kalau ada ganjalan kita putuskan," kata Wapres.

Boediono minta agar semua pihak perlu memberikan kemudahan dan keterbukaan untuk membangun sejumlah proyek infrastruktur agar tepat jadwal.

"Sebenarnya dananya sudah ada tapi karena terbentur berbagai masalah seperti soal perizinan maka pembangunan bisa terhambat," kata Wapres.

Dalam kesempatan itu Wapres mengajak agar semua pihak untuk bisa memberikan kontribusi dan kemudahan dalam pembangunan infrastruktur agar bisa menumbuhkan perekonomian daerah yang pada akhirnya memberikan kesejahteraan masyarakat.

Dikatakan Boediono pembangunan dan ketersediaan infrastruktur sangat penting karena sebenarnya minat orang asing untuk berinvestasi di Indonesia sangat besar, mengingat memiliki sumber alam yang banyak dan pasar domestik yang besar.

"Mengingat potensi tersebut maka masih banyak orang luar yang masuk ke sini," kata Wapres.(ant/hrb)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




Close